Florian Wirtz Akui Sempat Yakin Offside Sebelum Gol Kontroversial Disahkan VAR

Gilabola.comFlorian Wirtz memberikan pengakuan jujur soal golnya ke gawang Fulham, mengaku bahwa dia sempat yakin golnya offside yang membuatnya tidak melakukan selebrasi saat Liverpool gagal menang di Craven Cottage.

Dua kali VAR memberikan intervensi pada laga ini, pertama saat tuan rumah membuka keunggulan melalui Harry Wilson di mana hakim garis sempat mengangkat bendera sebelum gol disahkan VAR.

Momen serupa terulang di babak kedua saat Wirtz menuntaskan umpan Cody Gakpo yang melakukan aksi solo luar biasa ke kotak penalti, tapi gelandang Jerman itu tidak langsung melakukan selebrasi usai tembakannya masuk ke gawang.

Dari ekspresi dan gestur tubuhnya, mantan bintang Leverkusen itu tampak yakin bahwa golnya akan dianulir yang membuatnya enggan berselebrasi, apalagi hakim garis juga sudah mengangkat bendera.

Tapi, setelah peninjauan selama tiga menit melalui teknologi semi otomatis, VAR akhirnya mengesahkan gol tersebut dan baru setelah itu Wirtz merayakan golnya bersama rekan-rekannya.

Kini, gelandang seharga Rp 2,4 triliun itu akhirnya buka suara mengenai gesturnya selama proses gol tersebut, mengaku bahwa dia merasa sangat yakin berada di posisi offside sehingga memilih menahan diri.

Wirtz akhirnya sangat bersyukur saat golnya kemudian disahkan melalui peninjauan VAR, meski dia juga merasa kecewa karena Liverpool gagal memenangkan pertandingan dalam laga yang berakhir 2-2.

Pemain internasional Jerman itu menegaskan bahwa The Reds menginginkan kemenangan, bukan hanya sekedar hasil imbang. Di sisi lain, dia mengakui bahwa setiap pertandingan di Premier League terasa berat.

Sementara itu, manajer Liverpool Arne Slot juga merasa kecewa dengan hasil imbang timnya, apalagi ketika Cody Gakpo sempat membawa mereka unggul di menit ke-94.

Sayangnya Harrison Reed kemudian menyamakan skor di menit ke-97 lewat sepakan jarak jauh, membuat Slot merasa kecewa karena kebobolan gol jarak jauh bukan pertama kalinya bagi timnya musim ini.

Bagaimanapun, taktisi Belanda itu juga memberikan pujian kepada pihak Fulham. Dia merasa Liverpool sudah tampil rapi dalam bertahan, tapi lawan terlalu efektif dalam menyelesaikan peluang mereka.

Pendapat Kami

Masalah yang dialami Wirtz menjadi salah satu sisi negatif dari VAR, bahwa pemain kadang ragu merayakan golnya karena teknologi kerap mengintervensi dan membatalkan gol, meski dalam kasus ini ternyata menguntungkan Wirtz. Namun era memang terus berkembang, termasuk penerimaan VAR yang dihadirkan untuk membantu memberi keadilan bagi pertandingan sepak bola.