Frank Lampard Akhirnya Ungkap Masalah Pertengkarannya Dengan Jose Mourinho

Lihat Lampard dan Mourinho Saling Memaki Saat Chelsea Unggul 0-1

Gila Bola – Manajer Frank Lampard yang kedapatan bertengkar dengan eks bosnya Jose Mourinho selama laga 16 besar Piala Liga akhirnya kini angkat suara perihal perseteruan mereka di pinggir lapangan ketika pertandingan berlangsung.

Chelsea sempat unggul lebih dulu ketika bola kiriman Cesar Azpilicueta menemui Timo Werner untuk melancarkan tembakan mendatar ke pojok kiri bawah gawang Hugo Lloris, menjadi gol pertama penyerang Jerman bagi klub barunya.

Sayang ketika laga tinggal menyisakan delapan menit, gawang Edouard Mendy kebobolan lewat gol Erik Lamela berkat assist bek anyar Tottenham Hotspur Sergio Reguilon dan memaksa laga berakhir imbang 1-1.

Laga akhirnya dilanjutkan ke babak adu penalti, dengan kegagalan Mason Mount sebagai eksekutor terakhir serta ketidakmampuan kiper anyar The Blues seharga 421 Milyar rupiah untuk membaca satu pun arah tembakan penalti membuat Chelsea akhirnya menyerah 5-4.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

Seperti biasa, duel derby selalu menyajikan persaingan panas, dan kali ini melibatkan kedua manajer Frank Lampard dan Jose Mourinho yang terlihat saling bertengkar di pinggir lapangan selama permainan.

Kini bos The Blues berusia 42 tahun, yang pernah bermain di bawah asuhan manajer Portugal selama hari-hari bermainnya di Stamford Bridge, mengungkapkan inti pertengkarannya, menyebut juru taktik Spurs terlalu mengintervensi wasit selama pertandingan.

“Tidak ada masalah berarti, kami hanya bersenang-senang di pinggir lapangan. Saya tidak punya masalah dengan Jose Mourinho, dan saya pikir dia juga mengatakan hal yang sama kepada saya,” ujar manajer yang sudah menghabiskan 4,3 Trilyun untuk belanja pemain musim panas ini.

“Saya hanya mengomentari fakta bahwa dia tampaknya lebih banyak berbicara kepada wasit daripada dia berbicara dengan para pemainnya sendiri, jadi ini hanya pertengkaran sebentar di antara kami.”

“Saya sangat menghormati Jose, tidak peduli apa yang dia katakan di pinggir lapangan. Saya pikir dia merasakan sensasi panasnya pertandingan di babak pertama. Semuanya baik-baik saja di akhir pertandingan dan itu tidak akan pernah berubah.”