Frank Lampard Dukung Pemain Chelsea Tinggalkan Stadion Terkait Rasisme

Gilabola.com – Frank Lampard dukung 100 persen para pemain Chelsea meninggalkan lapangan jika terjadi aksi rasisme dalam pertandingan.

Antonio Rudiger melaporkan jadi sasaran aksi rasisme yang dilakukan fans Tottenham Hotspur saat the Blues menang 2-0 di kandang Spurs, Minggu (22/12). Wasit Anthony Taylor sempat menghentikan pertandingan dan tiga kali peringatan dilontarkan pihak panpel pertandingan di Stadion Tottenham Hotspur, yang mengingatkan para fans bahwa ‘tidak ada tempat untuk rasisme dalam sepakbola’.

Spurs juga telah melakukan penyelidikan yang bisa berakhir dengan larangan masuk stadion untuk semua orang yang teridentifikasi telah melakukan aksi rasial terhadap Rudiger.

Advertisement
PSG188
PSG188
TOTOBET
TOTOBET
GITARTOGEL
GITARTOGEL

Dalam laga ini, Spurs kandas lewat dua gol Willian di menit 12 dan menit ke-45+4 dari titik putih. Dua gol ini cukup bagi tim tamu untuk menyegel kemenangan the Blues, apalagi setelah Spurs hanya bermain dengan 10 pemain setelah Son Heung-min diusir keluar di menit 62. Sayangnya, aksi rasisme di luar jalannya laga telah menodai kesuksesan Chelsea di laga ini.

“Terkait apa yang terjadi di luar pertandingan, itu akan tergantung pada apa yang dirasakan dan dikatakan para pemain. Tapi saya akan benar-benar, 100 persen mendukung mereka (jika mereka ingin tinggalkan lapangan), dan saya yakin itu akan menjadi keputusan tim. Tapi kami belum sampai di sana, ini baru hipotesis,” tandas Frank Lampard.

“Yang saya tahu, Toni Rudiger mengaku dia mendengar nyanyian atau komentar bernada rasis, dan saya belum mendapat kesempatan untuk berbicara secara pribadi dengan Toni. Jika itu terjadi dan itulah kenyataannya, maka sanksi sangat diperlukan dan itu harus tegas,” tambah Lampard, seperti dilansir Standard Sport.

“Tentu saja saya akan mendukung Toni karena kami akan mendukung para pemain kami, atau bahkan pemain lawan, di manapun aksi (rasis) itu terjadi, itu perlu ditangani,” tegasnya.

Sebelumnya diberitakan, Tottenham Hotspur janji akan beri sanksi tegas kepada fans-nya yang lakukan aksi rasisme yang telah mempermalukan mereka di pertandingan melawan Chelsea.

Spurs mengaku malu dan berjanji akan mencari fans yang telah memperdengarkan suara-suara menyerupai monyet dan ditujukan kepada salah satu bek andalan Frank Lampard itu. “Menyusul insiden rasisme saat kami menjamu Chelsea, klub sedang lakukan investigasi menyeluruh yang juga akan melibatkan Chelsea dan pemain mereka untuk mempelajari pengamatan mereka,” demikian pernyataan resmi Spurs.

“Segala bentuk aksi rasisme sama sekali tidak akan diterima dan tak akan mendapat toleransi di stadion kami. Kami tanggapi tuduhan itu dengan sangat serius dan harus mengambil tindakan keras terhadap setiap individu jika ditemukan bukti mereka telah melakukan aksi memalukan itum termasuk larangan masuk stadion,” lanjut pernyataan itu.

AHABET
AHABET
INDOTOGEL
INDOTOGEL