Frank Lampard Tak Bisa Dibandingkan Dengan Zidane

Frank Lampard Tak Bisa Dibandingkan Dengan Zidane

Gilabola.com – Frank Lampard tidak bisa dibandingkan dengan Zinedine Zidane atau Pep Guardiola. Ia saat ini diunggulkan jadi pelatih klub Liga Inggris, Chelsea.

Frank Lampard tidak akan menjadi mantan pemain berprofil tinggi pertama yang akan mengelola klub. Namun, tidak ia tidak bisa diperbandingkan antara apa yang ia hadapi di Chelsea dan apa yang dihadapi Pep Guardiola dan Zinedine Zidane dalam pekerjaan manajerial pertama mereka.

Times Now News melaporkan jika pencetak gol rekor The Blues itu akan kembali ke klub sebagai manajer baru mereka. Kembalinya Lampard adalah sesuatu yang penggemar tahu akan terjadi suatu hari nanti.

Musim pertama Lampard sebagai manajer di Derby County relatif sukses, meskipun mereka kalah pada rintangan terakhir untuk lolos ke Liga Premier. Ada banyak pertandingan yang mengesankan dan gaya manajemennya yang mendapatkan respon positif dari kritikus.

Advertisement
advertisement
advertisement
DepoToto
DepoToto

Setelah musim dimulai (jika jadi melatih The Blues), maka dirinya secara alami akan dibandingkan dengan pemain yang berpaling jadi manajer lainnya seperti Pep Guardiola dan Zinedine Zidane. Tapi ini akan menjadi perbandingan yang tidak adil, dengan begitu banyak aspek kunci yang tidak umum di antara mereka.

The Blues telah kehilangan beberapa pemain berpengaruh dari sejarah terakhirnya saat Guardiola langsung punya Lionel Messi saat memulai karir di Barcelona. Begitu juga, Zidane masuk ke dalam tim Real Madrid dengan keberadaan Cristiano Ronaldo sebelum sang pemain ke Juventus.

Tim Guardiola juga diwarisi tim yang sudah tangguh setelah sukses di bawah Frank Rijkaard. Dengan cara yang sama, skuad Zidane pernah menikmati kesuksesan di bawah era Carlo Ancelotti sebelum ia ambil alih. Tugas yang paling signifikan untuk Guardiola dan Zidane adalah untuk meningkatkan atmosfer tim mereka, yang berada di bawah tekanan dari mantan manajer masing-masing.

Frank Lampard akan kerja keras di Chelsea

Setelah hal itu bisa diselesaikan, mereka menerapkan gaya mereka sendiri. Lampard tidak dapat memperkenalkan pemain baru sampai masuk musim kedua. Pemain barunya hanya akan bermain satu musim dalam gaya yang sama sekali berbeda dari musim sebelumnya.

Tidak seperti Real Madrid dan Barcelona, tim The Blues saat ini tidak memiliki banyak pemain muda. Ada terlalu banyak pemain berusia lebih dari 30 tahun. Lampard perlu meminjam beberapa pemain muda untuk menerapkan gaya kepelatihannya.

Lampard juga akan memasuki atmosfer yang berbeda di Stamford Bridge sisa akhir masa pemerintahan Maurizio Sarri. Meskipun kehadiran Lampard sendiri akan menaikkan moril suporter secara signifikan, namu ia tetap membutuhkan hasil yang baik untuk mempertahankan penerimaan fans.

Di Liga yang sulit untuk bersaing finish empat besar, Lampard pasti akan menyadari jika tugasnya akan berat. Lantas, apakah dirinya akan sanggup membangkitkan tim seperti tangan dingin Zidane dan Guardiola?