Frank Lampard Terlalu Percaya Pemain Muda Chelsea

Frank Lampard Terlalu Percaya Pemain Muda Chelsea

Gilabola.com – Frank Lampard menaruh kepercayaan terlalu besar kepada para pemain muda Chelsea. Demikian ungkap komentator dan mantan pelatih di beberapa klub Inggris, Ian Holloway.

Chelsea hanya meraih hasil imbang 1-1 melawan Leicester City, yang membuat Lampard kini telah bukukan tiga pertandingan tanpa kemenangan.

Legenda The Blues telah lakoni awal karir yang sulit di Stamford Bridge, di mana ia bahkan telah membuka musim ini dengan kekalahan memalukan, 0-4, dari Manchester United. Lalu, Lampard juga gagal mengangkat trofi Piala Super Eropa dalam final yang digelar melawan Liverpool, sebelum akhirnya imbang kontra Leicester.

Pada masing-masing pertandingan itupun terlihat benang merahnya, yakni pudarnya ketajaman di awal permainan mereka.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Meski demikian, penampilan The Blues bukan sebuah malapetaka, dan tetap ada harapan karena mereka memiliki banyak pemain muda yang cerdas, termasuk gelandang tengah Mason Mount yang mencetak gol dalam debut kandangnya melawan The Foxes.

Hadapi Masalah Terbatasnya Opsi Pemain

Tapi Holloway yakin, janji Frank Lampard untuk memberi kesempatan kepada para pemain muda di klub London barat itu menjadi bagian dari masalah yang dihadapinya sejauh musim ini.

“Masalahnya, pemain muda yang menarik dan ingin kita semua saksikan permainannya di Chelsea; Ruben Loftus-Cheek serta Callum Hudson-Odoi – mereka masih cedera,” tandas Holloway kepada talkSPORT.

“Frank telah menetapkan niatnya (untuk memberi kesempatan pada pemain muda) dan sulitnya, Anda butuhkan skuad campuran antara pemain senior, serta pemain muda yang belum berpengalaman,” tambahnya.

“Anda butuhkan antusiasme kaki-kaki yang berlari tanpa kenal takut, dan kami melihat itu pada awal pertandingan melawan Leicester. Tapi Anda selalu harus lakukan sebuah manajemen pertandingan,” ujar Holloway.

“Ketika Anda memiliki pemain berpengalaman di area lini tengah, seperti (N’Golo) Kante, ia hampir bermain sendirian saat Jorginho tak ada. Saya benar-benar terkejut Jorginho ditarik keluar, dan dia (Frank Lampard) memasang Mount di sana,” tambahnya.

“Mount telah lakukan tugasnya dengan sangat baik dan saya sangat menyukai permainannya. Tapi, tunggu sebentar, Anda harus membuat pemain Anda lebih berpengalaman. Jika Anda melihat penggantinya, ia menyisihkan pemain berpengalaman dan memainkan anak-anak di sana,” tandas Holloway.

“Aku bersumpah, pada akhirnya pemain yang berpengalaman tak akan dapatkan waktu bermainnya, dan mereka akan pergi, atau akan mulai berselisih dengan pemain yang lebih muda dan manajer,” ujarnya.

“Ini tentang mainkan perpaduan yang tepat, dan mereka tak punya cukup pemain senior, terutama di lini belakang. Mereka benar-benar butuhkan (Antonio) Rudiger, mereka meninggalkan terlalu banyak ruang kosong di belakang dan waktu pertandingan yang nyaris selesai, ini bisa membuka kesempatan pada seorang pemain seperti (Jamie) Vardy bisa mencetak gol,” tandas Holloway yang juga pernah mengasuh Leicester City dan Crystal Palace itu.