Frank Lampard Ungkap Kekurangan Chelsea Saat Lawan Leicester

Frank Lampard Ungkap Kekurangan Chelsea Saat Lawan Leicester

Gilabola.com – Manajer Chelsea, Frank Lampard akui pemainnya perlu lebih banyak ‘kepribadian’ usai membuang keunggulan saat melawan Leicester City.

Lampard masih mencari kemenangan pertamanya dan Chelsea seperti berada dijalan untuk meraih tiga poin penuh ketika Mason Mount menempatkan unggul lebih dulu di Stamford Bridge setelah laga baru berjalan tujuh menit.

Chelsea mendominasi babak pertama tetapi gagal memanfaatkan hal itu dan Leicester sama sekali berbeda setelah turun minum. Pada akhirnya, tim Lampard beruntung bisa berbagi satu poin dengan The Foxes ketika James Maddison gagal mencetak gol dari jarak dekat tak lama setelah sundulan Wilfred Ndidi membuat Leicester meraih hasil imbang.

Sementara Lampard senang penampilan timnya pada awal pertandingan, ia mengakui mereka hanya bisa menyalahkan diri sendiri karena gagal mengamankan poin maksimal.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

“Itu awal laga yang sangat bagus, fantastis, dan kami seharusnya bisa mencetak dua atau tiga gol,” kata Lampard.

“Kami cepat, cerdas, energik, kemudian kami membiarkan Leicester kembali ke permainan dan di babak kedua saya tidak terlalu senang, kami memberikan mereka terlalu banyak peluang pada serangan balik.”

Chelsea hanya bisa menyalahkan diri sendiri

“Kami hanya bisa menyalahkan diri kami sendiri. Dalam semua pertandingan kami, saya senang dengan bagian disaat kami menguasai bola, tetapi kami tidak memiliki cukup opsi untuk tetap mempertahankan bola.”

“Kami harus memiliki lebih banyak kepribadian, kami melihatnya di pertengahan minggu, tetapi hari ini kami tidak memiliki itu.”

“Anda bisa menyerang, tetapi masih dalam posisi untuk mencegah serangan balik. Saya di sini bukan untuk bermain sepakbola menyerang yang hebat dan kemudian kebobolan gol lewat serangan balik.”

“Kami perlu menunjukkan lebih dari yang telah kami lakukan. Saya tidak berangan-angan bahwa akan ada momen-momen seperti ini. Kami harus memperbaiki hal-hal yang bisa kami tingkatkan di lapangan.”