Frank Lampard Ungkap Kelebihan Wonderkid Chelsea Ini Dibandingkan Dirinya

Frank Lampard Ungkap Kelebihan Wonderkid Chelsea Ini Dibandingkan Dirinya

Gilabola.com – Frank Lampard beri jawaban jujur saat diminta membandingkan dirinya dengan bintang muda Chelsea, Billy Gilmour, usai the Blues membantai Everton, Minggu (8/3) malam WIB.

Lampard menyatakan, Billy Gilmour mainkan bola pada posisi yang tak nyaman di atas lapangan – sesuatu yang tak bisa dia lakukan saat usianya masih sama dengan Gilmour, 18 tahun, dan masih membela West Ham United.

Di usianya yang baru 18 tahun, Gilmour sudah kantongi dua penghargaan man-of-the-match di banyak pertandingan saat dia tampil apik dan memicu kemenangan telak 4-0 the Blues atas Everton akhir pekan kemarin. Kemenangan telak itu juga menjadi kemenangan dengan margin terbesar yang berhasil dibukukan Lampard sebagai pelatih the Blues.

Dalam laga tersebut gol-gol Chelsea masing-masing dibukukan Mason Mount, Pedro, Willian dan Olivier Giroud. Semuanya berhasil menjebol gawang tim asuhan Carlo Ancelotti – mantan pelatih the Blues yang lakoni momen pertama kembali ke Stamford Bridge di laga tersebut.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77

Skuad Chelsea asuhan Frank Lampard sebelumnya sebenarnya sudah dua kali bukukan kemenangan besar, yakni saat kalahkan Wolves 5-2 dan kemenangan 4-1 di kandang Southampton. Tapi, inilah momen pertama skuad asuhan eks gelandang teh Blues itu bukukan empat gol tanpa balas.

Dalam laga itu, Gilmour sekali lagi menjadi kunci dalam kesuksesan the Blues lancarkan serangannya. Pemain remaja ini pula yang tampak lebih dari mendukung kinerja para bintang Chelsea saat mereka menang 2-0 atas Liverpool di Piala FA tengah pekan lalu.

Gilmour juga membuktikan dirinya bisa menjadi katalisator dalam terciptanya dua gol pertama Chelsea di laga kontra Everton malam tadi, serta dalam debutnya di Liga Premier yang penuh ketenangan dan permainan berkelas.

Dalam laga kontra Everton, The Blues sebenarnya harus bertarung tanpa tujuh pemain tetap skuad utama. Tapi, Gilmour memastikan Chelsea tidak pernah kalah, meskipun tidak ada N’Golo Kante, Mateo Kovacic dan Jorginho.

Frank Lampard tahu betul, tekanan di Liga Premier telah menjadikan seorang pemain muda bisa meraih gelar ‘Academy of Football’, di mana hal itu juga pernah dialaminya di West Ham bersama para pemain papan atas Inggris seperti Rio Ferdinand, Joe Cole dan Michael Carrick.

Tapi mantan kapten Timnas Inggris ini lebih dari ingin membuat Gilmour tunjukkan level permainan yang berani, dan dikombinasikan dengan kemampuan teknis yang bahkan tak bisa ditunjukkan seorang pemain muda pada umumnya.

Well, saya beritahu ya, saya tidak bisa mendominasi penguasaan di lini tengah, saat usia saya masih 18 tahun seperti dia,” ujar Lampard kepada talkSPORT.

“Di West Ham, anda mungkin melihat, saya mencoba masih kotak dan mencetak beberapa gol. Dia tunjukkan kepribadiannya untuk menerima bola kembali di setengah lapangan,” tambahnya.

“Anda tidak pernah tahu kemampuan seorang pemain muda, sampai anda memasukkannya ke lapangan. Beberapa pemain memberi anda keyakinan, mereka bisa diandalkan karena kecerdasan mereka dalam bermain atau sikap mereka,” tegas pelatih 41 tahun itu.

Frank Lampard juga menyatakan, dia selalu pikirkan hal itu dan percaya diri untuk tidak takut memainkan seorang pemain muda berusia 18 tahun. “Saya ingin bicara dengannya lebih jauh dan mengatakannya, karena dia punya karakter hebat,” tambahnya.