Fulham tengah bergerak mencari sosok untuk menggantikan posisi Marco Silva. Di tengah beredarnya sejumlah nama sejumlah pelatih yang dikaitkan dengan kursi panas di Craven Cottage, satu kandidat justru muncul sebagai kejutan.
Hugo Oliveira menjadi salah satu nama yang sedang dipertimbangkan manajemen Fulham untuk mengambil alih posisi yang ditinggalkan Silva. Meski tidak terlalu dikenal publik sepak bola, pria asal Portugal itu ternyata memiliki hubungan yang cukup dekat dengan klub.
Pekerjaan menyusun daftar kandidat baru mulai dilakukan setelah Silva dipastikan meninggalkan Fulham. Pemilik klub, Shahid Khan, disebut telah mengadakan pembicaraan dengan sejumlah petinggi klub untuk menentukan pelatih berikutnya.
Beberapa nama memang sudah beredar dalam beberapa pekan terakhir. Salah satunya adalah manajer Ipswich Town, Kieran McKenna, yang mulai disebut sebagai calon kuat. Namun Oliveira tetap masuk dalam pembahasan internal klub.
Bagi pendukung Fulham, nama Oliveira sebenarnya bukan sosok asing.
Pria berusia 46 tahun itu pernah menjadi pelatih kiper dalam staf kepelatihan Marco Silva. Kerja sama mereka dimulai saat masih menangani Hull City sebelum berlanjut ketika keduanya bergabung dengan Fulham.
Selama berada di London Barat Daya, Oliveira dikenal cukup populer di lingkungan klub dan mendapat penilaian positif dari jajaran petinggi.
Pada 2024, ia memutuskan meninggalkan Premier League karena alasan pribadi. Oliveira kembali ke Portugal untuk mengejar ambisinya menjadi pelatih kepala.
Kesempatan itu datang pada Desember tahun yang sama ketika ia ditunjuk menangani klub Primera Liga, Famalicao.
Musim lalu, Oliveira berhasil membawa Famalicao finis di posisi kelima klasemen. Capaian tersebut menjadi salah satu alasan namanya kini masuk radar Shahid Khan saat proses pencarian manajer baru berlangsung.
Di sisi lain, Marco Silva tidak membutuhkan waktu lama untuk mendapatkan pekerjaan baru.
Pelatih asal Portugal itu telah menandatangani kontrak berdurasi tiga tahun bersama Benfica. Menariknya, Silva menerima pemotongan gaji demi bisa kembali bekerja di negara asalnya.
Di Benfica, ia akan menerima bayaran sekitar £6,2 juta per tahun atau setara sekitar Rp136,4 miliar per tahun.
Silva juga disebut telah memberi tahu petinggi Fulham bahwa keputusan pulang ke Portugal didasari alasan pribadi.
Benfica akan tampil di babak kualifikasi Liga Champions setelah menutup musim di posisi ketiga klasemen liga. Silva datang menggantikan Jose Mourinho yang memilih kembali ke Real Madrid.
Kepergian Silva berlangsung dalam suasana yang tetap baik. Bahkan sebelum mengumumkan keputusannya, ia masih terlibat dalam penyusunan strategi transfer musim panas Fulham dan ikut membahas rencana pramusim klub.
Namun pada akhirnya, Silva memutuskan tidak memperpanjang kontrak tiga tahun yang telah disiapkan Fulham dan memilih melanjutkan karier di kampung halamannya.
Opini GilaBola.com
Masuknya nama Hugo Oliveira menunjukkan Fulham tidak hanya berfokus pada pelatih dengan reputasi besar. Jika benar dipilih, Oliveira menawarkan keuntungan karena sudah memahami kultur klub dan metode kerja yang selama ini diterapkan Marco Silva.
Meski demikian, pengalaman sebagai pelatih kepala di level tertinggi masih relatif terbatas sehingga keputusan ini tetap mengandung risiko bagi Fulham yang ingin menjaga stabilitas di Premier League.

