Gilabola.com – Sandro Tonali mencetak gol luar biasa yang membawa kemenangan 2-1 bagi Newcastle United atas Brentford dan menjaga harapan mereka untuk finis di empat besar Premier League.
The Magpies meraih kemenangan ini dalam pertandingan pertama mereka sejak mengangkat trofi Carabao Cup.
Alexander Isak membuka keunggulan dengan gol ke-20-nya di Premier League musim ini, mengarahkan umpan silang Jacob Murphy melewati kiper Brentford, Mark Flekken, setelah Bryan Mbeumo terpeleset.
Namun, suasana di St James’ Park sempat berubah ketika Nick Pope menjatuhkan Yoane Wissa di kotak penalti, memungkinkan Mbeumo menyamakan kedudukan dari titik putih.
Ketika pertandingan tampaknya akan berakhir imbang, Tonali mencetak gol ajaib dengan sebuah umpan silang yang justru mengarah langsung ke gawang, membuat Flekken tak berkutik dan mengamankan tiga poin bagi Newcastle.
Ini adalah pertandingan pertama Newcastle setelah 17 hari menikmati kejayaan mereka di Wembley, di mana mereka mengalahkan Liverpool untuk mengakhiri puasa gelar domestik selama 70 tahun.
Meskipun tidak tampil dalam performa terbaiknya, tim asuhan Eddie Howe cukup solid untuk menundukkan Brentford yang sebelumnya memenangkan lima laga tandang beruntun di tahun 2025.
Suasana Pesta di St James’ Park
Sebelum laga dimulai, atmosfer di stadion sudah terasa seperti perayaan. Para fans Newcastle mengenakan syal dari final di Wembley serta kaus hitam putih dengan tulisan “Winners” berwarna emas di bagian belakang.
Buku program pertandingan penuh dengan foto-foto yang merayakan momen bersejarah klub, sementara spanduk besar bertuliskan “Eddie Howe. History Made” berkibar di tribun.
Ketika para pemain Newcastle keluar untuk pemanasan, mereka disambut dengan sorakan meriah, dengan announcer stadion meminta para fans untuk “membuat lebih banyak suara untuk para pemenang Carabao Cup kita.”
Namun, di akhir pertandingan, suasana berubah menjadi tegang ketika Brentford terus menekan untuk mencari gol penyama kedudukan.
Beruntung bagi Newcastle, gol tak terduga dari Tonali memastikan mereka tetap dalam jalur untuk mengamankan tiket ke Liga Champions musim depan, melengkapi trofi yang mereka raih bulan lalu.
Setelah peluit akhir berbunyi, pelatih Brentford, Thomas Frank, menghampiri Tonali dan bertanya apakah ia benar-benar bermaksud menembak atau hanya berniat mengirim umpan silang.
Dengan senyum dan anggukan, Tonali menjawab bahwa gol tersebut adalah “70% umpan silang dan 30% tembakan,” seperti yang ia ungkapkan dalam wawancara pasca-pertandingan.