Granit Xhaka Keluar Sendiri Jelang Arsenal Kontra Leicester

Granit Xhaka Keluar Sendiri Jelang Arsenal Kontra Leicester

Gilabola.com – Granit Xhaka mengeluarkan dirinya sendiri dari skuad Arsenal jelang laga kontra Leicester, Minggu (10/11) dinihari. Alasannya, dia tak siap bermain setelah ban kaptennya dicabut.

Lalu, pelatih Unai Emery mengaku, dia telah berbicara dengan pimpinan klub tentang kemungkinan menjual mantan kapten skuad itu pada Januari mendatang.

Pemain berusia 27 tahun itu memang belum pernah bermain lagi, sejak dia dicemooh di laga melawan Crystal Palace. Dalam insiden yang terjadi dua pekan lalu itu, Xhaka dinyatakan sempat melontarkan kata-kata kasar kepada fans the Gunners.

Dia sempat mengaku sedih mendengar berbagai ancaman fans Arsenal, termasuk ancaman pembunuhan terhadap istri dan pesan yang mendoakan putrinya terkena kanker. Semua ancaman itupun membuatnya tak bisa bersabar lagi hingga berani menggertak para suporter.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Saat diteriaki Xhaka dengan kata-kata kasar, fans the Gunners tidak terima dengan bentakan sang pemain. Apalagi beberapa mantan pemain juga ikut-ikutan mencibir sang bintang, walau Xhaka akhirnya telah menjelaskan latar pemicu tindakannya.

Di akhir pekan ini, Arsenal tengah bersiap-siap tandang ke Leicester. Namun, Granit Xhaka malah meninggalkan rekan-rekannya untuk berlatih dan bertarung sendiri hadapi the Foxes dengan alasan tak siap.

“Dia mengatakan kepada saya, dia belum tersedia untuk dimainkan, dan saya tidak tahu apakah dia akan bermain lagi. Klub tahu keputusan pemain itu, dan mereka tahu bagaimana keinginan saya terkait situasi ini,” tandas Emery seperti dilansir SunSport.

Laga kontra Leicester ini akan menjadi pertandingan keempat berturut-turut yang ditinggalkan pemain tengah Timnas Swiss berdarah Albania tersebut. “Kami sekarang sedikit lebih lemah, karena kami kekurangan satu pemain di posisi itu,” tambah pelatih asal Spanyol itu.

The Gunners sangat membutuhkan kemenangan pada pekan ini, karena sebelumnya hanya berhasil membukukan satu kemenangan dalam enam laga terakhir. Selain itu, jika kalah di markas Leicester, maka posisi Emery pun semakin tertekan dan dia harus berjuang untuk mempertahankan pekerjaannya di Emirates.

Emery yang kini kurang percaya diri, yakin karyanya telah dirusak berbagai gangguan yang terjadi sebelum musim ini. Pertama, Laurent Koscielny ingin keluar, lalu Mesut Ozil dan Sead Kolasinac menjadi sasaran percobaan perampokan di jalanan, sekarang ada masalah dengan Granit Xhaka. “Saya tidak benar-benar kecewa dengan pekerjaan kami, karena beberapa situasi di musim ini yang tidak membantu kami untuk mencapai keseimbangan emosional yang terbaik di dalam tim kami,” tandas mantan pelatih PSG itu.