Guardiola Senang Pertengkaran dengan Mourinho Tak Lagi Jadi Berita

Guardiola Senang Pertengkaran dengan Mourinho Tak Lagi Jadi Berita

Pep Guardiola senang, untuk pertama kalinya media tak lagi tertarik membahas pertengkarannya dengan Jose Mourinho, yang selalu jadi topik bahasan selama satu dekade terakhir.

Perselisihan antara dua sahabat ini dimulai saat Jose Mourinho gagal menjadi juru taktik Blaugrana, di mana para petinggi Barcelona pada tahun 2008 lebih memilih Pep Guardiola, pelatih tim Barca B. Keputusan itu tidak salah, karena kemudian pelatih Catalan tersebut datangkan 14 trofi, termasuk tiga gelar juara La Liga dan dua trofi Liga Champions.

Pertengkaran kian menjadi-jadi saat pelatih asal Portugal itu tangani Real Madrid pada 2010, dan berusaha menghentikan kedigdayaan Barcelona di tangan Guardiola.

Insiden Mata Tito Vilanova

Beragam komentar saling berbalas di media, dan puncaknya insiden pencolokan mata almarhum Tito Vilanova oleh Mourinho, yang saat itu menjadi asisten Guardiola.

BACA:  Jose Mourinho Kesal Publik Tanya Pogba Terus Usai Tim Kalah 3-1

Kini, jelang derby Manchester pada Minggu (11/11) malam WIB, Pep Guardiola merasa senang dengan berakhirnya perhatian publik terhadap hubungannya dengan Jose Mourinho. “Terima kasih banyak. Terima kasih,” kata manajer asal Spanyol ini saat ditanya perasaannya soal hubungannya dengan Mourinho yang tidak menjadi perhatian utama sebelum laga dihelat.

“Pada akhirnya kami berdua pria yang baik, lebih dari yang Anda kira. Percayalah, lebih baik lagi [dari anggapan yang ada],” tambahnya.

Manchester United Diakui Selalu Menyulitkan

Berbicara soal pertemuan nanti, Guardiola yakin Manchester City selalu kesulitan dalam kalahkan Manchester United, walau performa anak asuhnya sedang moncer di papan klasemen.

“Sepanjang sejarah Manchester City, sulit untuk mengalahkan United dan mereka lebih banyak mengalahkan kami tapi ini rivalitas yang bagus dan peluang yang baik untuk meraih tiga poin,” tambahnya.

BACA:  Hasil Manchester City vs Manchester United Skor 3-1, Pembantaian di Stadion Etihad

“Kami akan mencoba untuk melakoni laga dengan baik. Kami akan berbicara dengan para pemain tentang apa yang mungkin terjadi dan menyarankan apa yang harus dilakukan untuk memenangi laga,” ujar Guardiola.

“Kami harus bermain baik. Hanya ada satu tantangan di dunia sepak bola, yaitu bermain baik, serta memiliki peluang lebih besar untuk menang. Anda tidak bisa bayangkan dan pikirkan tim-tim papan atas, bermain luar biasa-lah selama 90 menit dan mereka tidak akan memiliki kesempatan [untuk menang],” tandasnya.