Guardiola Setia ke Manchester City Meski Degradasi ke Kasta Rendah

Guardiola Setia ke Manchester City Meski Degradasi ke Kasta Rendah

Dengan gaji Rp 362 Milyar per tahun, Pep Guardiola sumpah setia ke Manchester City, bahkan jika klub The Skyblues itu didegradasi ke divisi kasta rendah dengan tuduhan pelanggaran aturan FFP.

Pep Guardiola menyatakan tetap setia ke Manchester City andai pun “mereka memaksa kami bermain di League Two” yang merupakan divisi keempat Liga Inggris karena melanggar regulasi Financial Fair Play seperti disampaikan otoritas sepak bola Eropa, UEFA.

Seperti diketahui The Skyblues baru saja terkena larangan bermain dua musim di kompetisi Eropa, baik itu di Liga Champions maupun Liga Europa, serta denda sebesar Rp 444,5 Milyar.

Putusnya sanksi tersebut karena City dianggap melanggar regulasi Financial Fair Play dengan membesar-besarkan pendapatan sponsor. Padahal duit yang masuk adalah dari sang pemilik klub, Sheikh Mansour, bukan dari perusahaan pendukung.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

Aturan FFP dikeluarkan UEFA pada tahun 2011, melarang klub-klub di bawah naungannya untuk belanja lebih besar daripada pendapatannya. Maksud dari aturan ini adalah mencegah klub bangkrut. Tapi orang-orang kaya pemilik klub hanya merasakan aturan FFP ini sebagai kekangan.

Tidak lama setelah sanksi larangan bermain di Eropa tersebut diumumkan, tim langsung melakukan rapat darurat di tempat latihan, berbarengan dengan gosip yang menyebutkan sejumlah pemain bintang dan Guardiola akan hengkang ke klub lain. Muncul pula spekulasi yang menyebutkan bahwa gelar juara City di Liga Inggris musim 2017/2018 akan dicabut, mengalami pengurangan poin pada musim ini, dan juga dipaksa turun kasta.

Akan tetapi menurut The Sun, Pep Guardiola akan tetap setia di Etihad, meski Pengadilan Arbitrasi Olahraga menolak banding klub dan memperkuat sanksi UEFA.

“Apa pun liga yang kami mainkan, saya masih akan tetap di sini. Bahkan jika mereka memaksa kami bermain di League Two  Ini saatnya kami tetap bersama-sama,” kata Guardiola, yang menerima gaji tahunan sebesar Rp 362 Milyar di Etihad.

Begitu pun dengan Raheem Sterling yang menyatakan tetap fokus membela Manchester City, meski Real Madrid sudah siap memboyongnya ke Santiago Bernabeu.

“Raheem sepenuhnya fokus kepada Manchester City dan tidak akan terganggu oleh berita transfer apapun saat ini,” ungkap Aidy Ward, agen Sterling seperti dinukil dari Sportsmail. Saat ini Manchester City berharap Pengadilan Arbitrasi Olahraga segera membatalkan keputusan UEFA tersebut agar bisa mempersiapkan skuad untuk musim depan.