Hanya 14 Poin dari 12 Pertandingan, Pochettino Dipecat!

Hanya 14 Poin dari 12 Pertandingan, Pochettino Dipecat!

Mengoleksi hanya 14 poin dari 12 pertandingan menjadi alasan utama Mauricio Pochettino dipecat oleh Tottenham Hotspur pada Rabu (20/11) dinihari.

Pada hari Rabu ini kita terbangun dengan kabar mengejutkan pemecatan pelatih Spurs. Terasa mengejutkan karena Pochettino pula yang berhasil membawa The Lilywhites ke final Liga Champions musim kemarin. Mengejutkan juga karena sang pelatih Argentina punya profil setia pada David Levy, sang pemilik klub. Sangat diragukan bahwa Tottenham akan mampu menemukan pengganti yang sepadan untuk Pochettino.

Alasan utama Mauricio Pochettino dipecat adalah rentetan hasil yang buruk. Manajer Argentina itu pindah ke klub London utara tersebut sejak 2014, dan mencapai puncaknya dengan membawa Tottenham lolos ke final Liga Champions musim lalu. Namun performa tim merosot drastis setelah musim panas yang sulit.

Hanya 14 Poin dari 12 Pertandingan Liga Inggris Musim Ini

Tim asuhan Pochettino hanya mencatatkan 14 poin dari 12 pertandingan Liga Inggris musim ini. Jika ditarik mundur hingga Februari, hanya 25 poin dari 24 pertandingan – atau dengan kata lain, performa tim degradasi. Pochettino akan pergi bersama asistennya Jesus Perez, Miguel D’Agostino dan Toni Jimenez.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Daniel Levy, sang pemimpin kharismatik Spurs, mengatakan: “Kami sebenarnya sangat enggan untuk melakukan perubahan ini dan itu bukan keputusan yang diambil dewan [direksi] secara cepat. Sayangnya hasil [liga] domestik di akhir musim lalu dan awal musim ini sangat mengecewakan.”

“Adalah tanggung jawab dewan untuk membuat keputusan sulit. Terasa sulit mengingat banyak momen kenangan yang telah kami miliki dengan Mauricio dan staf pelatihnya. Tetapi kami melakukannya demi kepentingan terbaik klub.”

“Mauricio dan staf pelatihnya akan selalu menjadi bagian dari sejarah kami. Saya sangat mengagumi cara dia menghadapi masa-masa sulit saat kami membangun stadion baru dan untuk kehangatan dan kepositifan yang dibawanya kepada kami. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepadanya dan staf kepelatihannya atas semua yang telah mereka sumbangkan. Mereka akan selalu diterima di sini.”

“Kami memiliki pasukan yang berbakat. Kami perlu memberi energi baru dan berupaya memberikan musim yang positif bagi para pendukung kami.”

Dengan Pochettino dipecat, manajer Argentina itu akan membawa pulang harta karun cukup besar sebagai kompensasinya, yakni sebesar Rp 232 Milyar lebih. Tapi itu tidak ia kantongi sendiri karena Pochettino juga harus membayar tiga stafnya.