Pemain AZ Alkmaar, Kees Smit kini menjadi salah satu pemain terpanas namanya di bursa transfer Eropa, dan persaingannya melibatkan klub-klub raksasa dengan strategi berbeda. Di tengah sorotan tersebut, satu pertanyaan besar mulai mengemuka: ke mana gelandang muda ini akan berlabuh?
Isu kepindahan Smit tidak lagi sekadar rumor. Pergerakan klub-klub besar, terutama dari Inggris, semakin menunjukkan arah yang jelas dalam saga transfer pemain berusia 20 tahun tersebut.
Performa Cemerlang yang Mengundang Minat
Kees Smit tampil menonjol bersama AZ Alkmaar sepanjang musim ini. Ia dikenal sebagai gelandang yang nyaman mengatur permainan dari lini tengah, sekaligus mampu membawa bola ke depan saat tim membutuhkan dorongan serangan.
Sebagai pemain muda tim nasional Belanda, Smit menunjukkan kedewasaan bermain yang jarang dimiliki pemain seusianya.
Musim ini, ia telah mencatatkan 31 penampilan di semua kompetisi bersama AZ Alkmaar. Dari jumlah tersebut, Smit menyumbang tiga gol dan lima assist, kontribusi yang memperkuat posisinya sebagai salah satu talenta muda paling menjanjikan di Eropa.
Penampilan konsisten inilah yang membuat Arsenal, Liverpool, dan Manchester United mulai memantau situasinya sejak bursa transfer Januari lalu.
Manuver Liverpool, Arsenal, dan Manchester United
Di antara para peminat dari Inggris, Liverpool disebut sebagai klub yang paling awal bergerak. Mereka telah melakukan pembicaraan awal dengan perwakilan Smit pada awal tahun ini.
Klub asal Merseyside itu memang dikenal jeli dalam merekrut gelandang muda sebelum nilai pasarnya melonjak. Profil Smit dinilai sangat cocok dengan pendekatan rekrutmen mereka.
Sementara itu, Arsenal mengambil pendekatan berbeda. Klub London Utara tersebut disebut sedang menyusun rencana jangka panjang, dengan target kemungkinan merekrut Smit pada musim panas 2026.
Manchester United juga tidak tinggal diam. Mereka terus memantau perkembangan sang pemain dan berpotensi bergerak lebih agresif mulai musim panas ini, terutama ketika mereka mengevaluasi ulang komposisi lini tengah.
Kehadiran tiga klub besar Premier League ini membuat persaingan semakin ketat, sekaligus meningkatkan posisi tawar AZ Alkmaar.
Harga Tinggi dan Keunggulan Klub Inggris
AZ Alkmaar telah menetapkan nilai awal sekitar 60 juta euro untuk Kees Smit. Jika dikonversikan, angka tersebut setara dengan kurang lebih Rp1,02 triliun.
Namun, harga itu diperkirakan masih bisa naik. Dengan banyaknya klub Inggris yang memantau situasi, banderolnya berpotensi meningkat hingga 75 juta euro, atau sekitar Rp1,27 triliun.
Kenaikan harga ini mencerminkan dua hal: besarnya potensi Smit dan efek inflasi pasar akibat ketertarikan klub-klub Premier League.
Kondisi tersebut membuat klub-klub Inggris berada di posisi lebih menguntungkan dibanding pesaing dari Eropa daratan, termasuk Real Madrid.
Meski tim pencari bakat Madrid, termasuk Juni Calafat dan tim analisis video klub, memberikan laporan internal yang sangat positif tentang Smit, manajemen Los Blancos masih berhati-hati. Mereka menilai harga yang diminta saat ini terlalu tinggi untuk langsung ditebus.
Sikap hati-hati Madrid membuka ruang lebih besar bagi Liverpool, Arsenal, dan Manchester United untuk memimpin perburuan.
Fokus Smit Masih di AZ Alkmaar
Di tengah rumor yang terus berkembang, Kees Smit memilih bersikap tenang. Ia secara terbuka menegaskan bahwa fokus utamanya saat ini adalah tampil maksimal bersama AZ Alkmaar.
Sang gelandang belum ingin terbawa arus spekulasi transfer dan lebih memilih membuktikan kualitasnya di lapangan.
Namun, dengan nilai transfer yang terus meningkat dan minat klub-klub elite yang semakin serius, masa depan Smit dipastikan akan terus menjadi bahan pembicaraan. Dalam waktu dekat, arah kariernya bisa menjadi salah satu cerita terbesar di bursa transfer Eropa.

