Harry Kane Kembali Singgung Lemari Trofi Kosong Spurs, Kode Pindah ke Man Utd?

Gilabola.com – Bayangkan, sudah bermain dalam 331 penampilan dan mencetak hingga 219 gol sepanjang karirnya bersama Tottenham Hotspur, tapi tak sekalipun Harry Kane bisa memenangkan trofi bersama klubnya, dan itu kini mulai mengusik pikirannya.

Harry Kane membuka rasa frustrasinya setelah Tottenham Hotspur kembali dipastikan akan mengakhiri musim tanpa trofi lagi dan mengingat usianya saat ini, penyerang Inggris itu telah banyak dikaitkan dengan kepindahan ke tim yang lebih menggaransi trofi macam Real Madrid, Manchester City, atau Manchester United.

Striker berusia 27 tahun itu berbicara kepada Sky Sports setelah dinobatkan sebagai Premier League Player of The Year di London Football Awards, hanya tiga hari setelah kekalahan Spurs di final Piala Carabao dari Manchester City.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
TOTOBET
TOTOBET

Kekalahan 1-0 Tottenham Hotspur di Wembley berarti penantian 13 tahun mereka untuk mengakhiri puasa trofi akan terus berlanjut hingga musim depan mengingat mereka sebelumnya sudah tersingkir dari Liga Europa dan saat ini hanya berada di urutan ketujuh klasemen Premier League.

Masa-masa yang sulit bagi Spurs beberapa bulan terakhir, yang pada akhirnya menyebabkan pemecatan Jose Mourinho, hanya semakin memperkuat seruan pada Harry Kane untuk memaksa pindah dari klub masa kecilnya dan memenuhi ambisinya di klub lain, dengan Manchester United, Manchester City, dan Real Madrid dilaporkan sebagai pengagum jangka panjang.

Channel Gilabola di Youtube

Meski Daniel Levy sudah menegaskan bahwa kapten timnya tak dijual, tapi Harry Kane sekali lagi mengisyaratkan bahwa dia mungkin sudah waktunya untuk memaksakan kepindahan dari Spurs mengingat di usia 27 tahun, tak ada lagi waktu bersantai baginya untuk mulai memenangi trofi pertamanya.

“Penghargaan individu itu luar biasa, itu prestasi fantastis,” kata kapten timnas Inggris itu kepada Sky Sports. “Ketika saya melihat kembali akhir karir saya, saya akan membahasnya dan mengenangnya. Tujuan saya sekarang sebagai pemain adalah memenangkan trofi tim.”

“Meski penghargaan ini luar biasa, saya ingin memenangkan trofi terbesar yang bisa dimenangkan sebagai sebuah tim. Kami tidak cukup melakukan itu. Ini adalah salah satu dari situasi itu, itu pahit. Saya lebih suka memenangkan trofi tim dan penghargaan individu, itulah kenyataannya.”

AHABET
AHABET