Hasil Liga Inggris: Everton dan Spurs Sama-sama Gagal Dekati Liverpool dan Chelsea, Hilang Kompetisi Eropa

Gila Bola – Gol susul menyusul terjadi pada laga Everton vs Tottenham Hotspur, Sabtu dinihari 17 April 2021. Diawali gol indah Harry Kane, dibalaskan dua kali oleh Gylfi Sigurdsson, sebelum striker Inggris itu memastikan Spurs tak kehilangan muka, meski kemungkinan besar kehilangan duit banyak dari kompetisi Eropa.

Skor pertandingan Everton vs Tottenham usai 2-2 dan itu berarti pasukan Jose Mourinho hanya mengoleksi 50 poin dari 32 pertandingan, tertinggal dua poin di bawah Liverpool pada posisi keenam klasemen dan empat poin di bawah Chelsea yang menguasai ranking kelima.

Dengan hanya enam laga lagi tersisa bagi Spurs sampai akhir musim, sepertinya sulit bagi Harry Kane dan kawan-kawan untuk mengejar perolehan nilai dua rival Premier League di atasnya itu dan akan kehilangan satu jatah tempat di kedua kompetisi Eropa (Liga Champions dan Liga Europa), yang memberi dampak kerusakan serius pada keuangan klub.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
TOTOBET
TOTOBET

Kane mencetak gol indah pada menit 27 yang dibalas dua sepakan Gylfi Sigurdsson. Satu dari titik penalti akibat pelanggaran oleh Sergio Reguilon dan satu hasil open play. Saat semua orang mengira bahwa pertandingan Liga Inggris ini akan usai dengan kemenangan bagi the Toffees, sang striker Inggris berusia 27 tahun itu membalaskan satu gol yang menyelamatkan muka Tottenham.

Pertandingan Liga Inggris itu sendiri berjalan kurang lebih seimbang dengan tuan rumah di bawah arahan Carlo Ancelotti sedikit lebih unggul dalam hal dominasi bola (52:48), lebih unggul dalam percobaan serangan (16:12), unggul jauh dalam serangan on target (7:3), namun skor sama kuat 2-2.

Kiper Hugo Lloris berjasa mencegah gawang Spurs kebobolan lebih banyak dengan melakukan lima penyelamatan selama 90 menit, sementara Jordan Pickford kurang berkeringat, hanya melakukan satu penyelamatan penting saja.

Tottenham mengisi ranking ketujuh klasemen Premier League dengan 50 poin, disusul oleh Everton pada posisi delapan dengan 49 poin. Bedanya adalah, The Toffees baru memainkan 31 dari total 38 pertandingan musim ini, sementara Son Heung-min dan kawan-kawan sudah 32 kali.

Bicara soal hadiah uang di kompetisi Eropa. Jika Spurs kehilangan satu tempat di Liga Europa, kasta kedua kompetisi benua, maka mereka akan kehilangan uang sebesar 1 juta Euro sebagai juara grup dan 570 ribu Euro untuk setiap kemenangan pada level penyisihan grup. Katakanlah menang empat kali dan draw dua maka 2,28 juta, plus 380.000, total 3.660.000 Euro (setara 63,7 Milyar rupiah) hanya dari kegagalan menjadi juara grup, yang seharusnya bisa menjadi jatah mudah dari Spurs. Itu belum lagi menghitung kemampuan lolos sampai 32 besar dan 16 besar Europa League.

Karena itu jika Tottenham sampai kehilangan satu tempat di kompetisi Eropa, dampak serius akan terjadi pada Jose Mourinho. Sebuah skema seperti yang sudah pernah diterapkan pada Mauricio Pochettino sepertinya akan dilakukan, yaitu menempatkan sang pelatih Portugal dalam skema cuti, yang mencegah David Levy harus membayar sekaligus pesangon pemecatan.