Hasil Liga Inggris: Hampir Saja Wolves Permalukan Manchester City, Untung Ada Gabriel Jesus

Gilabola.com – Manchester City mencatatkan kemenangan ke-21 kali secara beruntun di semua kompetisi usai menaklukkan Wolves 4-1 pada Rabu dinihari (3/3). Itu juga merupakan laga tak terkalahan ke-28 kalinya secara beruntun di semua ajang dari the Skyblues.

Satu gol bunuh diri serta tiga gol lain masing-masing dua dari Gabriel Jesus dan satu oleh Riyad Mahrez berhasil memberi Manchester City kemenangan 4-1 atas Wolverhampton Wanderers pada pekan 27 Premier League, yang menjauhkan mereka 15 poin di atas pesaing terdekatnya Manchester United.

Saat pertandingan Liga Inggris di Etihad Stadium itu memasuki menit 79 muncul kesan bahwa Wolves akan berhasil untuk kesekian kalinya mempermalukan City. Tertinggal lebih dulu melalui gol bunuh diri Leander Dendoncker pada menit 15, pasukan Nuno Erspirito Santo membalaskan skor 1-1 melalui gol Conor Coady pada menit 61.

Advertisement
QQCepat
QQCepat

Beruntung Manchester City memiliki Gabriel Jesus yang memastikan Citizens pulang dengan tiga poin dan menjauhkan jarak 15 poin di atas Manchester United. Gol ketiga dilesakkan oleh pemain Aljazair, Mahrez, yang sebelumnya memberi “assist” untuk gol bunuh diri Dendoncker. Dan pada detik-detik terakhir, sang striker Brasil Jesus menambahkan gol keempat timnya.

Pertandingan Manchester City vs Wolves berlangsung kurang berimbang dengan tuan rumah mencatatkan penguasaan bola sampai 74 persen. Dominasi bola bahkan sempat menyentuh 86% selama 10 menit pertama laga itu.

Skuad Pep Guardiola memiliki 21 peluang gol selama 90 menit dengan sembilan kali serangan tepat sasaran berbanding hanya enam kesempatan gol dan satu shot on target yang berujung gol. Ini merupakan kemenangan ke-21 kalinya secara beruntun dari the Skyblues, rangkaian yang dimulai sejak 19 Desember 2020. Sementara rangkaian laga tak terkalahkan diawali sejak 26 November 2020.

City kini menjadi kandidat terkuat untuk merebut trofi juara Premier League musim 2020/21 setelah satu musim yang mengecewakan pada 2019/20, saat mana Liverpool menjadi juaranya.