Hasil Liverpool vs Chelsea: Handball James Ubah Permainan, Tuchel Memilih Cegah Kekalahan

Gilabola.com – Hasil pertandingan Liverpool vs Chelsea pada Sabtu tengah malam (28/8) usai sesuai prediksi: skor 1-1 dan Mohamed Salah mencetak gol. Handball yang dilakukan Reece James mengubah hasil akhir laga Liga Inggris dengan netizen terbelah dua soal apakah pelanggaran itu layak kartu merah.

Kai Havertz mengubah papan skor dengan sundulan kepala yang mirip tandukan Alisson Becker pada bulan Mei 2021 ke gawang West Brom. Masih ingat? Kiper Brasil itu seperti merasakan karma saat menerima bola yang terlalu jauh dari jangkauan tangannya pada menit 22 tersebut.

Namun dalam sebuah serangan pada masa injury time babak pertama, dalam sebuah kemelut di depan gawang Edouard Mendy, bola liar mengarah ke depan Sadio Mane yang disambar oleh pemain Senegal tersebut. Bola menghantam paha James dan memantul ke tangannya. Para pemain Liverpool segera mengajukan protes.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Semula wasit Anthony Taylor mengabaikan protes itu, tapi kemudian asisten video memaksanya melihat layar dan terbukti itu merupakan sebuah handball dengan gerakan tangan James tepat di garis gawang menghalangi gol, sebuah pelanggaran yang layak kartu merah!

Sementara mereka yang menentang kartu merah akan mengatakan bahwa James hanya menderita pantulan si bundar yang menghantam paha atau lututnya tersebut. namun wasit Taylor tetap bersikukuh pada keputusannya, menjatuhkan tendangan penalti dan sekaligus menghukum James dengan kartu merah. Dua hantaman berat sekaligus bagi Chelsea.

Dari sepakan penalti itu Mohamed Salah berlari kencang dan berhasil menyarangkan bola ke sudut kanan bawah gawang Edouard. Sang kiper Perancis melampiaskan rasa frustrasinya dengan menendang bola tapi hampir saja menyambar kaki Jordan Henderson, yang kemudian melakukan konfrontasi. Pecah sedikit pertikaian di dalam kotak dan Taylor menjatuhkan kartu kuning terhadap Antonio Ruediger dan Edouard.

Thomas Tuchel tertegun di sisi lapangan dan berpikir keras, tapi sepertinya ia memilih untuk mengamankan satu poin daripada berjuang mencari gol kemenangan. Jumlah 10 orang pemain dalam skuadnya sepertinya terlalu berat, menghadapi Liverpool yang akan menaikkan tempo permainan dan tekanan pada setengah lapangan lawan.

Stat sungguh menyedihkan bagi the Blues. Setelah kalah dominan 63 banding 37 persen selama babak pertama, namun kedua tim sama-sama mencatatkan dua shots on goal, situasi berubah drastis pada babak kedua. Tuchel memasukkan Thiago Silva dan Mateo Kovacic pada awal awal separuh kedua, dengan maksud jelas ingin mengamankan satu poin yang jangan sampai hilang di Anfield ini.

Pada babak kedua, partisipasi bola klub London biru itu turun menjadi hanya 35 persen saja, dengan satu kali tembakan tepat sasaran dari dua percobaan gol. Bandingkan dengan the Reds yang memiliki 65 persen dominasi, melakukan 12 kali percobaan gol, lima kali tembakan tepat sasaran dan nihil gol. Ada peran Edouard Mendy di sini yang melakukan lima kali penyelamatan hebat selama 45 menit babak kedua.

Peluang terbaik skuad Juergen Klopp untuk mencari gol kemenangan terjadi pada menit 52 saat Mo Salah mengirim umpan ke arah Diogo Jota tapi tandukan sang pemain Portugal melayang tipis di atas mistar!

Dengan hasil imbang 1-1 ini maka Liverpool dan Chelsea sama-sama mengisi posisi kedua dan ketiga klasemen Premier League. The Blues akan menjamu Aston Villa pada pekan keempat, sementara the Reds tandang ke Leeds United, tim yang merepotkan mereka dengan tiga gol kebobolan pada awal musim lalu.

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO