Site icon Gilabola.com

Incaran Chelsea Ini Dibanderol Lebih dari Rp2 Triliun, Jadi Rebutan Klub Elite Liga Inggris

Morgan Rogers pemain Aston Villa

Pergerakan Chelsea di bursa transfer kembali memunculkan tanda tanya besar, terutama setelah muncul kabar ketertarikan mereka terhadap seorang pemain muda asal Inggris yang kini menjadi pusat perhatian di Premier League.

Nama Morgan Rogers perlahan mencuat ke permukaan, dikaitkan dengan nilai transfer fantastis yang berpotensi memecahkan rekor klub.

Namun, apa sebenarnya yang membuat pemain berusia 23 tahun ini begitu diminati banyak raksasa Inggris?

Performa Morgan Rogers Jadi Sorotan Klub Elit

Perkembangan karier Morgan Rogers bersama Aston Villa dalam beberapa musim terakhir berjalan sangat pesat. Dari pemain yang semula kurang diperhitungkan, ia kini menjelma menjadi salah satu gelandang serang paling menjanjikan di Inggris.

Menurut laporan TEAMtalk, Chelsea menjadi salah satu klub yang menunjukkan ketertarikan serius terhadap Rogers. Manajemen The Blues menilai sang pemain memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi pemain papan atas di posisinya.

Ketertarikan Chelsea bukan datang secara tiba-tiba. Klub asal London tersebut sudah lama memantau perkembangan Rogers. Mereka menilai pemain ini memiliki perpaduan kekuatan fisik dan kualitas teknik yang mumpuni untuk bersaing di level tertinggi.

Selain produktivitasnya di lapangan, tim pencari bakat Chelsea juga terkesan dengan fleksibilitas permainan Rogers. Ia mampu bermain sebagai gelandang serang tengah, melebar ke sisi sayap, hingga turun lebih dalam saat situasi pertandingan menuntut.

Kemampuan beradaptasi ini membuat Rogers dinilai cocok dengan berbagai skema permainan.

Persaingan Ketat dari Klub-Klub Premier League

Chelsea bukan satu-satunya klub yang terpikat oleh performa Rogers. Manchester United, Arsenal, dan Manchester City juga disebut terus memantau situasinya di Aston Villa.

Minat dari tiga klub besar tersebut menjadi bukti betapa tingginya reputasi Rogers saat ini di Premier League.

Bagi Arsenal, gaya bermain Rogers yang energik serta kemampuannya bergerak di ruang sempit dinilai sesuai dengan filosofi permainan Mikel Arteta.

Sementara itu, Manchester United melihatnya sebagai opsi jangka panjang untuk memperkuat sektor gelandang serang, seiring upaya mereka membangun ulang komposisi tim.

Ketertarikan Manchester City bahkan dianggap sebagai pengakuan tertinggi. Klub asuhan Pep Guardiola dikenal sangat selektif dalam memilih pemain, terutama yang mampu memenuhi tuntutan taktik yang kompleks.

Fakta bahwa Rogers masuk dalam radar mereka menunjukkan kualitasnya dianggap sudah berada di level elite.

Aston Villa Tetap Teguh, Harga Tembus Rp2 Triliun

Di tengah derasnya minat klub-klub besar, Aston Villa justru berada dalam posisi yang sangat kuat. Manajemen klub memandang Rogers sebagai bagian penting dari proyek jangka panjang mereka.

Villa disebut tidak memiliki niat untuk melepas sang pemain, kecuali ada tawaran luar biasa yang sulit ditolak.

Laporan menyebutkan, Aston Villa baru bersedia membuka negosiasi jika ada klub yang mengajukan penawaran di atas 100 juta poundsterling. Jika dikonversikan, nilai tersebut setara dengan lebih dari Rp2 triliun.

Harga tinggi ini mencerminkan usia Rogers yang masih muda serta peran vitalnya dalam tim.

Di bawah arahan Unai Emery, performa Rogers terus meningkat. Ia berkembang dalam sistem permainan yang menekankan pergerakan cerdas, intensitas tekanan tinggi, serta keberanian dalam mengolah bola.

Pihak klub meyakini masa terbaik Rogers masih ada di depan mata. Karena itu, mereka merasa tidak ada alasan untuk melemahkan skuad saat tengah berupaya menjadikan diri sebagai langganan kompetisi Eropa.

Exit mobile version