Ingin Tinggalkan Manchester City? Ini Jawaban Pep Guardiola

Ingin Tinggalkan Manchester City? Ini Jawaban Pep Guardiola

Gilabola.com – Manchester City bisa berlega hati. Pasalnya, manajer andalan mereka Pep Guardiola mengaku betah dan masih senang menjalani kehidupan serta karirnya di klub Etihad tersebut.

City saat ini berada di urutan keempat Liga Premier – posisi terendah mereka sejak akhir musim pertama Guardiola pada 2017 lalu. Ini terjadi setelah the Citizens kalah 1-3 dari Liverpool dua pekan lalu, yang membuat mereka sembilan poin di belakang The Reds.

“Mengapa orang berpikir saya tidak bahagia? Karena kami kalah di Anfield atau saya alami tiga kekalahan musim ini?”, ujar Guardiola sebelum pertandingan melawn Chelsea, Minggu (24/11) dinihari WIB.

“Itu alasan aneh untuk mengatakan bahwa saya tidak bahagia atau tidak puas – saya ingin tinggal di sini,” tandasnya.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Setelah memenangkan gelar back-to-back dan mencetak gol serta mencatatkan poin di sepanjang tahun lalu, pelatih Manchester City berusia 48 tahun itu menegaskan dia menyukai ‘tantangan’ musim ini.

City memecahkan rekor poin Liga Premier pada musim 2017/18 saat mereka menjadi klub pertama dalam sejarah kompetisi papan atas Inggris tersebut yang mencapai 100 poin dalam satu musim. Lalu, City bukukan 98 poin lagi untuk mengalahkan Liverpool musim lalu.

Dari posisi mereka saat ini, Guardiola tahu benar City punya kemungkinan yang sangat tipis untuk bergabung dengan Huddersfield Town, Arsenal, Liverpool dan Manchester United sebagai tim-tim yang telah memenangkan tiga gelar berturut-turut.

Tapi, hal itu benar-benar memicu semangat Guardiola untuk menyelesaikan pekerjaannya sebaik mungkin. Tapi mantan pelatih Barcelona dan Bayern Munchen itu mengatakan, setidaknya dia berniat untuk mencermati lagi sisa kontraknya, yang akan berakhir pada 2021 mendatang.

“Kami tidak punya joker di saku kami. Saya tahu, di seluruh dunia, orang-orang mengatakan Liga Premier sudah selesai,” tandas pelatih Manchester City asal Spanyol itu.

“Tapi, jika orang berpikir saya akan mengundurkan diri untuk hasil yang kami raih saat ini, mereka sesungguhnya tidak mengenal saya. Saya suka tantangan ini. Saya senang berada di posisi ini. Jika klub menginginkan saya musim depan, saya ingin berada di sini 100 persen,” tegas Guardiola, seperti dilansir BBC Sport.

Saya Ingin Bekerja dan Tinggal di Manchester

Sejarah manajerial Guardiola membuatnya hampir tidak bisa dipecat. Namun didepaknya Mauricio Pochettino dari Tottenham Hotspur pada Selasa lalu – kurang dari enam bulan setelah ia membawa Spurs ke final Liga Champions pertama dalam sejarah mereka, menggarisbawahi seberapa cepat seorang manajer bisa berada di bawah tekanan kuat jika hasilnya berjalan buruk.

Selain itu, pengetahuan bahwa Guardiola mengundurkan diri sebagai manajer Barcelona pada 2012 setelah empat tahun ia bekerja di Camp Nou – dengan alasan kelelahan dan telah menciptakan ketidakpastian di sekitar Catalan, mengarah pada saran bahwa waktunya di Manchester bisa saja segera berakhir, secara mendadak, pada akhir musim ini.