Liverpool mulai menunjukkan arah baru setelah menunjuk Andoni Iraola sebagai pelatih kepala. Belum lama duduk di kursi panas Anfield, pelatih asal Spanyol itu sudah dikaitkan dengan sejumlah rencana transfer untuk membentuk skuad sesuai kebutuhannya.
Salah satu nama yang muncul adalah gelandang Bournemouth, Alex Scott. Pemain berusia 23 tahun tersebut berkembang pesat selama bekerja bersama Iraola di klub pesisir selatan Inggris itu dan kini masuk daftar pemain yang dipantau Liverpool.
Alex Scott Masuk Daftar Belanja Liverpool
Ketertarikan Liverpool terhadap Scott semakin ramai dibicarakan dalam beberapa hari terakhir. Namun The Reds bukan satu-satunya peminat. Chelsea dan Manchester United juga disebut memantau situasi sang gelandang.
Bournemouth sendiri tidak berniat melepas aset berharganya dengan mudah. Klub tersebut memasang harga mencapai £80 juta atau sekitar Rp1,76 triliun untuk meredam minat klub-klub besar.
Scott termasuk salah satu pemain muda yang berkembang pesat di bawah arahan Iraola. Bahkan sang pemain terang-terangan memberikan pujian kepada mantan pelatihnya itu saat ditanya mengenai kepindahan Iraola ke Anfield.
“Saya pikir cara kami menekan lawan saat kehilangan bola sangat agresif, mungkin mirip dengan tim Liverpool era awal Klopp. Agresivitas dan pressing dari para pemain sayap sangat kuat. Saya rasa ada kemiripan di sana. Fans Liverpool pasti sangat antusias,” kata Scott.
Hubungan baik antara Liverpool dan Bournemouth juga bisa menjadi faktor penting jika negosiasi benar-benar terjadi. Direktur olahraga Liverpool, Richard Hughes, diketahui pernah bekerja di Bournemouth dan berperan dalam perekrutan Iraola serta Milos Kerkez sebelumnya.
Liverpool Punya Opsi Bawa Pulang Quansah
Selain sektor tengah, Liverpool juga terus memantau situasi di lini belakang setelah kepergian Ibrahima Konate.
Meski belum dalam kondisi darurat, klub disebut sedang mengevaluasi berbagai opsi bek tengah. Nama Giovanni Leoni dan Jeremy Jacquet mendapat penilaian positif di internal klub, tetapi ada satu opsi lain yang cukup menarik.
Liverpool ternyata masih memiliki hak untuk membeli kembali Jarell Quansah dari Bayer Leverkusen.
Bek berusia 22 tahun itu tampil impresif pada musim pertamanya di Bundesliga hingga berhasil masuk skuad 26 pemain Timnas Inggris untuk Piala Dunia versi Thomas Tuchel.
Dalam kesepakatan transfer sebelumnya, Liverpool memiliki klausul pembelian kembali senilai £55 juta atau sekitar Rp1,21 triliun. Jika klausul itu diaktifkan musim panas ini, Liverpool memang harus mengeluarkan dana lebih besar dibanding nilai penjualannya setahun lalu.
Namun status pemain binaan akademi serta kedekatannya dengan suporter membuat opsi tersebut tetap dipertimbangkan.
Quansah sendiri pernah menjelaskan alasan meninggalkan Anfield. Menurutnya, kesempatan bermain reguler menjadi faktor utama.
“Sejujurnya saya tidak akan mengatakan itu keputusan tersulit karena saya hanya ingin bermain,” ujar Quansah.
“Saya merasa mampu bermain di level tertinggi. Bundesliga adalah liga besar dan saya juga bisa bermain di Liga Champions serta pertandingan-pertandingan besar.”
Laporan terbaru menyebutkan bahwa Quansah bahkan sudah menyepakati syarat pribadi apabila Liverpool memutuskan mengaktifkan klausul tersebut. Situasi itu memberi ketenangan bagi tim rekrutmen Liverpool karena mereka bisa bergerak cepat jika membutuhkan tambahan bek tengah menjelang penutupan bursa transfer.
Era Baru Liverpool Mulai Terlihat
Setelah finis di posisi kelima Premier League musim lalu, Liverpool memang diperkirakan akan melakukan sejumlah perubahan. Iraola kini mulai meninggalkan jejak pertamanya dengan membidik pemain yang sudah dikenalnya dan sekaligus membuka kemungkinan memulangkan sosok yang pernah berkembang di akademi klub.
Belum ada keputusan final. Namun arah kebijakan transfer Liverpool mulai terlihat sejak kedatangan pelatih baru tersebut.
Opini Gilabola.com
Andoni Iraola tampaknya tidak ingin membuang waktu untuk beradaptasi.
Dengan Liverpool bergerak untuk transfer Alex Scott, itu menunjukkan sang pelatih ingin membangun tim dengan pemain yang sudah memahami ide permainannya.
Opsi memulangkan Jarell Quansah juga cukup masuk akal. Liverpool tidak perlu mengambil risiko besar dengan bek yang belum teruji karena mereka sudah mengetahui kualitas Quansah sejak lama.
Kombinasi perekrutan pemain baru dan memanfaatkan klausul lama bisa menjadi strategi yang lebih efisien dibanding menghabiskan dana besar untuk target yang belum tentu cocok.

