Site icon Gilabola.com

Istri Michael Carrick Murka kepada Roy Keane Usai Kritik terhadap Manchester United

Michael Carrick bersama istrinya di gala dinner Unicef

Gilabola.com – Di tengah potensi penunjukan Michael Carrick sebagai pelatih interim Manchester United, kisah lama kembali mencuat tentang bagaimana kritik tajam Roy Keane pada masa lalu memicu reaksi emosional keluarga Carrick yang sempat menjadi sorotan publik.

Jelang pertandingan derbi penting melawan Manchester City di Premier League pekan depan, United terus bekerja untuk mencari pelatih interim yang akan memimpin tim utama hingga akhir musim.

Darren Fletcher sebelumnya memimpin tim untuk dua pertandingan melawan Burnley di Premier League dan Brighton di Piala FA usai pemecatan Ruben Amorim, dan tugasnya kini sudah berakhir.

Ole Gunnar Solskjaer dan Michael Carrick disebut-sebut sebagai dua nama teratas untuk mendapatkan pekerjaan memimpin tim sebagai pelatih interim, dengan nama kedua menjadi favorit.

Keputusan ini datang pada momen krusial karena Manchester United ingin memberi waktu persiapan maksimal bagi pelatih baru jelang derbi Manchester akhir pekan ini di Old Trafford.

Namun sebuah kisah dan luka lama di masa lalu kembali diungkit jelang penunjukan Carrick sebagai pelatih interim, saat sebuah kritikan keras dari Roy Keane memicu reaksi dan emosi dari keluarga eks gelandang Inggris itu.

Pada 2014 lalu, Carrick tampil dalam kekalahan Manchester United dari Olympiacos di Liga Champions, hasil yang memicu kritik pedas dari Roy Keane, yang menilai sikap Carrick dalam wawancara pasca pertandingan tidak mencerminkan urgensi situasi tim.

Tak pelak, kritik itu memantik reaksi emosional dari istri Carrick, Lisa Roughead, yang meluapkan kekecewaan melalui twitter, sekarang X, sebelum akhirnya menarik pernyataannya dan mengakui bahwa emosinya sempat mengambil alih.

Sekarang, setelah hampir 14 tahun berlalu, kini Carrick kembali ke Old Trafford dalam tugas yang berbeda. Dia akan memimpin tim dengan tugas yang sederhana tapi penting, memberikan ketenangan pada skuad hingga akhir musim.

Dewan klub ingin punya banyak waktu untuk mempertimbangkan pelatih permanen di musim panas mendatang, jadi untuk jangka pendek, mereka hanya ingin mempekerjakan pelatih interim, dan Carrick yang jadi pilihan.

Hasil yang kurang memuaskan di bawah asuhan Fletcher memperkuat keyakinan klub bahwa diperlukan figur dengan pengalaman taktik dan ketenangan lebih untuk memberi stabilitas performa tim hingga akhir musim.

Nah, Carrick dinilai memberi kesan positif dalam diskusi langsung dengan CEO Omar Berrada dan direktur olahraga Jason Wilcox, terutama karena pemahamannya terhadap kultur dan budaya klub serta pengalamannya bekerja di lingkungan tekanan tinggi.

Pendapat Kami

Pengalaman, ketenangan, dan pemahamannya terhadap Manchester United menjadi alasan mengapa Carrick adalah pilihan ideal untuk memimpin tim sebagai karetaker. Kritik lama Keane cukup dikubur sebagai catatan sejarah, kini yang lebih penting adalah fokus memberikan stabilitas pada tim.

Exit mobile version