Maddison Jelaskan Alasan Selebrasi Jaga Jarak Usai Jebol Gawang Southampton

Gilabola.com – Ada yang menarik dari kemenangan 2-0 Leicester City atas Southampton dalam laga lanjutan Liga Inggris di King Power Stadium pada Minggu (17/1) dini hari WIB, saat James Maddison melakukan selebrasi jaga jarak usai membuka skor bagi timnya.

Kini James Maddison menjelaskan alasan selebrasi jaga jarak yang dilakukannya usai mencetak gol ke gawang Southampton, mengatakan bahwa dia siap merelakan hal-hal kecil demi menjaga keberlangsungan sepak bola usai kemenangan Leicetser City tadi malam.

Setelah membuka skor di paruh pertama pertandingan Liga Inggris lewat tembakan deras dari jarak dekat usai mengalahkan Jack Stephens, gelandang berusia 24 tahun itu memberi isyarat kepada rekan satu timnya untuk menjauh darinya dan memperagakan jabat tangan jarak jauh dengan rekannya.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Leicester City kemudian akhirnya bisa mempertegas kemenangan dengan gol Harvey Barnes di masa injury time usai menerima umpan terobosan Youri Tielemans, hasil yang membawa mereka naik ke urutan kedua klasemen Liga Inggris, menggusur Liverpool.

Baru-baru ini kepala eksekutif Premier League Richard Masters minggu ini menulis surat kepada klub-klub untuk menyarankan bahwa para pemain harus memutuskan kontak yang tidak perlu termasuk selebrasi dengan berkerumun untuk mencegah penyebaran virus yang saat ini cukup marak di tim-tim Liga Inggris.

Kini James Maddison menegaskan dia ingin mematuhi aturan jarak sosial setelah mencetak gol pembuka bagi Leicester City, mengatakan kepada BT Sport, “Jika hal-hal kecil seperti itu yang kami butuhkan untuk menjaga sepak bola terus berjalan maka biarlah. Kami telah diberitahu untuk menghentikan kerumunan orang dan saya mencoba membuatnya menjadi terasa menyenangkan.”

“Saya rasa Anda tidak akan menemukan satu orang pun di negara ini yang ingin sepak bola dihentikan. Laga melawan Southampton selalu menjadi pertandingan yang bagus, kemenangan 9-0 kami selalu disebutkan tetapi itu sudah menjadi sejarah, kami harus melupakannya. Kami mengambil tiga poin dari satu sama lain musim lalu, mereka mengalahkan kami di sini. Sangat menyenangkan berada di urutan kedua dalam klasemen, tetapi tahun lalu kami meredup setelah tahun baru sehingga beberapa bulan ke depan akan sulit bagi kami.”

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO