Jamie Carragher Ejek Cristiano Ronaldo Jadi Beban Tim, Legenda Man Utd Marah Besar

Legenda Liverpool Jamie Carragher menyebut Cristiano Ronaldo hanya menjadi beban tim jika dia tidak mencetak gol bagi Manchester United dan komentarnya itu langsung membuat marah legenda The Red Devils Mikael Silvestre.

Mantan pemain bertahan Manchester United Mikael Silvestre menyebut bahwa komentar Jamie Carragher sebagai ‘sampah’ setelah kritikan mantan bek tengah Liverpool tersebut kepada penyerang internasional Portugal Cristiano Ronaldo.

Pemain berusia 36 tahun tersebut datang dari Juventus pada musim panas 2021 lalu dengan mahar senilai Rp 261 Milyar saat dia kembali ke Old Trafford setelah 12 Tahun lamanya.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Sejak itu dia telah tampil dalam 19 penampilan di semua kompetisi untuk Manchester United, mencetak 13 gol dan mengemas dua assist, termasuk enam gol dari lima penampilan di Liga Champions, yang membantu tim lolos ke babak 16 besar sebagai juara grup.

Terlepas dari kontribusinya yang besar dalam hal mencetak gol, Cristiano Ronaldo ternyata masih mendapatkan kritikan pedas dari legenda Liverpool Jamie Carragher, yang menilai bahwa penyerang berusia 36 tahun itu hanya akan menjadi beban tim jika dia tidak mencetak gol.

“Bagaimana mungkin klub sebesar Manchester United masih mengandalkan seorang pemain yang [hampir] berusia 37 tahun? Dia luar biasa, rekor golnya luar biasa, tetapi jika dia tidak mencetak gol, dia adalah penumpang dalam pertandingan tim,” kata Jamie Carragher kepada CBS Sports.

Tak pelak Mikael Silvestre langsung marah dengan komentar Jamie Carragher yang mencampuri urusan klub lain tersebut, sembari legenda The Red Devils itu juga menyatakan dukungannya kepada Cristiano Ronaldo untuk sukses di Old Trafford.

“Komentar [Carragher] tentang dia [Ronaldo] menjadi masalah adalah sampah mutlak. Lihatlah rasio gol yang dicetak, peluang yang tercipta sejak awal musim. Dia ingin membantu, ingin memenangkan trofi. Dia tidak datang ke United untuk bersantai sebelum pensiun, ini adalah tantangan yang lebih besar dari apa yang dia hadapi di klub sebelumnya,” kata Mikael Silvestre kepada Daily Star.

“Dia meninggalkan United setelah memenangkan Ballon D’or & memenangkan Premier League dan menjadi pemain top. Dia seorang pemimpin. Dia tidak memakai ban kapten, tetapi dia menunjukkan jalannya, dan semuanya positif dalam apa yang dia lakukan.”

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO