Site icon Gilabola.com

Jelang Deadline Transfer, Lima Pemain Ini Berpotensi Pindah di Detik Terakhir

Joshua Zirkzee menjadi salah satu pemain yang mungkin masih punya peluang transfer

Menjelang penutupan bursa transfer Januari 2026, Manchester United, Inter, Milan, hingga Tottenham kembali mencuat setelah muncul kemungkinan perpindahan Joshua Zirkzee, Jhon Durán, Jean-Philippe Mateta, Davide Frattesi, dan Moussa Diaby di hari terakhir jendela transfer.

Meski bursa transfer musim dingin dikenal sulit karena klub enggan melepas pemain penting di tengah musim, kejutan tetap berpeluang terjadi. Hingga saat ini, jendela transfer Januari 2026 terbilang relatif tenang. Transfer besar seperti kepindahan Antoine Semenyo dan Marc Guéhi ke Manchester City berlangsung tanpa drama berarti.

Namun, waktu yang tersisa sebelum penutupan bursa masih membuka peluang terjadinya perubahan besar. Deadline Day sering kali menjadi panggung kejutan, dan lima pemain berikut berpotensi menjadi pusat perhatian.

Joshua Zirkzee Masih Jadi Tanda Tanya di Manchester United

Joshua Zirkzee belum mendapat banyak kesempatan bermain sejak Michael Carrick menangani Manchester United karena sempat mengalami cedera. Meski sudah kembali masuk skuad saat menghadapi Fulham, performanya musim ini belum meyakinkan.

Penyerang asal Belanda tersebut baru mencetak dua gol dari 14 penampilan di Premier League. Catatan itu membuatnya sulit dianggap sebagai penyerang tajam bagi Setan Merah. Meski begitu, kemampuan teknik dan pergerakannya masih dinilai memiliki nilai jual.

Reaksi Zirkzee terhadap gol penentu Benjamin Šeško pada akhir pekan lalu menunjukkan komitmennya terhadap klub. Namun, rumor kepulangannya ke Serie A mulai berembus. Napoli dan Roma disebut tertarik, meskipun kembalinya Romelu Lukaku dari cedera membuat Napoli tak terlalu membutuhkan striker.

Kemungkinan Zirkzee hengkang sebelum deadline memang tidak besar, tetapi pembicaraan terkait masa depannya masih terus berlangsung.

Jhon Durán Berpeluang Kembali ke Premier League

Jhon Durán menjalani perjalanan karier yang terbilang unik dalam beberapa tahun terakhir. Penyerang asal Kolombia ini meninggalkan Aston Villa pada musim dingin lalu menuju Al Nassr dengan nilai transfer sekitar £71 juta atau setara Rp1,4 triliun.

Di Arab Saudi, Durán mencetak delapan gol dari 13 laga Saudi Pro League sebelum dipinjamkan ke Fenerbahçe. Namun, performanya di Turki tidak terlalu menonjol.

Situasi tersebut memicu spekulasi bahwa Durán bisa kembali ke Liga Inggris. Beberapa klub Premier League dikabarkan tertarik. Newcastle sempat dikaitkan meski sudah merekrut dua striker, sementara Tottenham juga diperkirakan akan aktif di hari terakhir transfer.

Setiap potensi transfer tentu harus melalui persetujuan Al Nassr sebagai pemilik kontraknya.

Jean-Philippe Mateta Siap Tinggalkan Crystal Palace

Jean-Philippe Mateta merasa saat ini adalah waktu yang tepat untuk mencari tantangan baru setelah beberapa pemain penting seperti Michael Olise, Eberechi Eze, dan Marc Guéhi meninggalkan Crystal Palace.

Performa Palace sedang menurun, dan masa depan klub terlihat tidak menentu. Mateta merupakan bagian penting dari periode terbaik klub tersebut. Ia bahkan tidak masuk skuad pada laga imbang 1-1 melawan Nottingham Forest, yang semakin menguatkan rumor kepindahannya.

Penyerang asal Prancis itu disebut hampir bergabung dengan Milan. Meski Nottingham Forest sempat tertarik, Mateta lebih memilih Serie A setelah Milan menunjukkan ketertarikan serius.

Milan dikabarkan harus mengeluarkan dana sekitar £26 juta atau sekitar Rp520 miliar untuk memboyongnya. Klub Italia tersebut masih mencari penyerang tajam sejak pensiunnya Zlatan Ibrahimović.

Sebagai pengganti, Palace disebut sedang mendatangkan Jørgen Strand Larsen dari Wolverhampton.

Davide Frattesi Menunggu Kejelasan dari Inter

Inter masih kesulitan mencapai kesepakatan dengan Liverpool terkait transfer Curtis Jones. Situasi ini membuat Davide Frattesi kemungkinan besar bertahan di Milan hingga akhir musim.

Namun, Inter disebut telah mencapai kesepakatan prinsip dengan Nottingham Forest. Jika Inter berhasil merekrut Jones atau pemain lain, Frattesi bisa menjadi korban rotasi.

Gelandang Italia ini pernah menjadi pahlawan Inter saat mengalahkan Barcelona di semifinal Liga Champions musim lalu. Meski begitu, ia kesulitan mengamankan posisi utama di bawah Cristian Chivu dan Simone Inzaghi.

Gaya bermainnya dikenal penuh energi dan kerja keras, meski tidak sekomplet Nicolò Barella. Ia dianggap cocok untuk tim asuhan Sean Dyche, tetapi transfernya masih tertunda.

Moussa Diaby Masuk Radar Inter dan Tottenham

Inter diperkirakan menjadi salah satu klub tersibuk pada Deadline Day. Selain mencari gelandang, mereka juga mempertimbangkan merekrut penyerang tambahan.

Moussa Diaby memang tidak sepenuhnya cocok dengan skema 3-5-2 Inter, tetapi namanya tetap dikaitkan. Pemain asal Prancis ini pernah bersinar bersama Bayer Leverkusen, namun tampil biasa saja saat bermain di Premier League.

Unai Emery melepas Diaby setelah Al Ittihad mengajukan tawaran senilai biaya pembeliannya pada 2023. Setelah dua tahun bermain di Arab Saudi, peluang kembalinya ke Eropa semakin besar.

Meski transfer ke Inter terlihat sulit terwujud, Tottenham disebut siap memanfaatkan situasi di detik-detik terakhir. Klub London itu dikenal kerap mengambil keputusan mendadak menjelang penutupan bursa.

Exit mobile version