
Gilabola.com – Enzo Maresca memaparkan perbedaan mendasar antara Declan Rice dan Moises Caicedo menjelang duel Chelsea kontra Arsenal, sambil mengingat masa ketika dia pernah melatih Rice di West Ham dan menggambarkan sang gelandang sebagai pemain yang lengkap.
Dia menjelaskan bahwa kedua pemain tersebut telah menjadi figur penting bagi klub masing-masing musim ini, dan laga di Stamford Bridge akan mempertemukan dua gelandang yang berkembang dari jalur berbeda.
Maresca mengatakan bahwa pengalamannya bersama Rice terjadi pada periode berbeda ketika sang pemain masih berusia muda di West Ham. Dia menjelaskan bahwa saat itu Rice menjalani banyak sesi tambahan satu lawan satu, dan dari latihan tersebut dia melihat kualitas yang sudah menonjol sejak awal.
Menurut Maresca, Rice sempat bermain bersama skuad kedua sebagai bek tengah sebelum dipromosikan Manuel Pellegrini untuk tampil di lini tengah tim utama. Dia menyebut peralihan posisi itu sangat dipengaruhi oleh keputusan pelatih kepala saat itu.
Maresca mengingat bahwa Rice sudah terlihat sangat baik meski usianya masih muda. Dia menekankan bahwa perkembangan Rice sebagai gelandang bukan bagian dari jasanya, melainkan hasil keputusan pelatih dan proses alami sang pemain.
Dia juga menegaskan bahwa setelah Rice pindah ke Arsenal, Mikel Arteta yang bertanggung jawab membentuknya menjadi gelandang yang jauh lebih matang. Menurut Maresca, evolusi tersebut membuat Rice kini mampu memainkan berbagai peran dalam permainan.
Dalam pandangan Maresca, Rice adalah pemain yang bisa bertahan, menyerang, dan menjalankan banyak tugas sekaligus. Dia menyebut kualitas lengkap itu membuat Rice berbeda dari Caicedo dalam beberapa aspek.
Perbandingan dengan Caicedo dan Laga Besar di Depan
Caicedo di sisi lain adalah pemain yang dibawanya ke Chelsea dan sudah dia tangani sejak 2024. Maresca melihat bahwa Caicedo datang pada fase berbeda dalam kariernya, ketika dia sudah matang secara fisik dan taktikal.
Dia menjelaskan bahwa Caicedo bermain pada posisi yang tidak sama dengan Rice karena gelandang Arsenal tersebut kini lebih sering bergerak ke depan seperti peran Enzo Fernandez. Perbedaan posisi itu menjadi alasan Maresca tidak membandingkan keduanya secara langsung.
Meski demikian, dia mengakui bahwa Caicedo telah menjadi bagian penting dalam struktur permainan Chelsea. Dia menilai bahwa Caicedo memiliki pemahaman ruang yang kuat dan ketenangan yang sesuai dengan kebutuhan tim.
Maresca menambahkan bahwa duel antara kedua gelandang tersebut akan menjadi bagian menarik dari laga antara dua tim teratas Premier League. Dia menilai pengalaman melatih keduanya memberinya perspektif berbeda tentang perkembangan masing-masing.
Dia juga menyebut bahwa Chelsea membutuhkan Caicedo pada performa terbaiknya untuk menghadapi tekanan Arsenal. Pertandingan di Stamford Bridge disebutnya sebagai ujian penting bagi skuad yang tengah berjuang menjaga posisi puncak klasemen.
Maresca menutup penjelasan dengan menyatakan bahwa Rice dan Caicedo berkembang di jalur yang berbeda, namun keduanya berada pada level yang tinggi. Dia menganggap keduanya sebagai pemain yang memiliki kontribusi besar bagi klub masing-masing.
Dengan karakter dan gaya bermain yang tidak sama, Maresca percaya bahwa partai besar akhir pekan nanti akan menunjukkan bagaimana kedua gelandang tersebut berperan dalam determinasi jalannya pertandingan.
