Jika Hidup Liga Inggris Terlalu Berat, Minta Tolonglah Pada Chelsea

Jika Hidup Liga Inggris Terlalu Berat, Minta Tolonglah Pada Chelsea

Jika hidup Liga Inggris terlalu berat, tengadahlah dan minta tolonglah pada Chelsea maka The Blues akan memberi tiga poin. Itulah yang terjadi pada tiga laga terakhir.

The Blues punya kecenderungan “jatuh kasihan” pada tim-tim Liga Inggris yang sedang punya masalah kekalahan berkepanjangan. Tiga laga terakhir bertemu dengan tim jenis itu, tiga kali pula Chelsea memberi kemenangan pada lawan. Lihat tiga tim terkini yang dihadapi pasukan Frank Lampard tersebut.

  • West Ham United. Saat bertemu The Hammers pada 30 November lalu, skuad asuhan Mauricio Pellegrini ini sedang dalam rangkaian enam kekalahan beruntun di semua kompetisi dan dua imbang menyelip di antaranya. Chelsea memberi West Ham tamunya kemenangan 1-0.
  • Begitu pun Everton. Saat bertandang ke Goodison Park pada 7 Desember lalu, The Toffees tengah dalam rangkaian tiga kekalahan, termasuk 5-2 oleh pemimpin klasemen Liverpool. Anak-anak Frank Lampard “berbelas kasihan” dan memberi mereka kemenangan 3-1!
  • Dan terakhir Bournemouth tadi malam (14/12). Usai menang 1-0 atas Manchester United pada tanggal 2 November, tim ini dalam rangkaian lima kekalahan, termasuk skor 3-2 di kandang Tottenham dan 3-0 oleh Liverpool. Tadi malam sebuah gol gratis diberikan oleh Chelsea enam menit jelang laga berakhir.

Jadi jika tim Liga Inggris Anda tengah bermasalah, minta tolonglah pada Chelsea maka kepadanya akan diberikan kelegaan sebesar tiga poin!

Lini Belakang Sekali Lagi Jadi Kelemahan Chelsea

Chelsea datang ke laga ini usai kekalahan 3-1 oleh Everton pekan lalu. Pada pertandingan itu maupun laga tadi malam, sekali lagi The Blues memamerkan kelemahan lini belakang mereka.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

Frank Lampard membawa masuk Antonio Ruediger untuk laga Bournemouth tadi malam. Ini hanya penampilan liga keduanya musim ini dan pemain internasional Jerman itu bersinar di lini pertahanan The Blues, membersihkan serangan lawan lebih sering dan memenangkan lebih banyak kepemilikan bola daripada rekan satu timnya.

Pada babak pertama yang berjalan membosankan, Chelsea seperti ogah-ogahan untuk menang. Pemain kesayangan Lampard, Mason Mount, mungkin memiliki peluang terbaik untuk membawa timnya unggul, namun digagalkan penampilan solid dari kiper Aaron Ramsdale.

Willian beberapa kali menjadi pusat dari serangan The Blues, tetapi mereka memasuki turun minum tanpa mampu menghancurkan pertahanan Bournemouth – dan tidak menunjukkan bagaimana cara melakukannya secara efektif.

Ketika babak kedua berlangsung, mereka tampaknya telah meningkatkan permainan mereka dengan banjir serangan demi serangan. Emerson Palmieri adalah satu-satunya pemain Chelsea yang nyaris mencetak gol. Lihat fotonya di atas.

Tapi Mateo Kovacic menggagalkan peluang pada detik-detik terakhir pertandingan untuk menyamakan kedudukan, dan Chelsea kini kalah dua dari tiga laga liga kandang terkininya – sama banyaknya dengan jumlah kekalahan pada 28 laga sebelumnya.