Site icon Gilabola.com

Jika Klopp Guru Les, Inilah Trik ke Manchester United Untuk Kalahkan The Hammmers

Christian Eriksen berganti peran dengan Mason Mount

Gila Bola – Dalam waktu beberapa jam lagi Manchester United akan mencari jalan untuk memenangi laga kontra West Ham United, guna melanjutkan kesuksesan menahan imbang Liverpool terakhir kali.

Ada beberapa resep yang bisa dilakukan oleh Setan Merah guna mencetak gol ke gawang tim asuhan David Moyes tersebut untuk laga Sabu petang (23/12)  dan inilah beberapa di antaranya.

Kalau saja Jurgen Klopp bisa merangkap guru les maka ia akan memaparkan beberapa trik mereka untuk menjebol gawang tim London itu lima kali, seperti yang terlihat dalam laga Carabao Cup terakhir kali.

Intercept atau Pencurian Bola Terhadap The Hammers Mainkan Peran Penting

Setidaknya ada dua gol the Reds yang diperoleh dengan cara melakukan intercept umpan-umpan yang dilakukan pemain West Ham.

Satu yang terlihat jelas adalah gol pertama dari Dominik Szoboszlai, yang diawali sesaat sebelumnya, satu cegatan oleh Jarell Quansah terhadap proses permainan si bundar dan langsung diteruskan ke pemain Hungaria itu, yang melepaskan tendangan geledek yang keras dan cepat dari luar kotak.

Gol kedua yang terjadi dengan cara yang sama diawali oleh satu intercept di tengah lapangan yang berujung gol Cody Gakpo berupa sepakan keras dari luar kotak.

Bukan hanya gol. Jika kamu nonton rekaman laga Liverpool vs West Ham maka ada satu peluang emas Harvey Elliott yang melayang di atas mistar gawang Alphonse Areola, yang juga diawali dengan cegatan atau intercepts semacam ini. Gagal gol sih, tapi kamu sudah paham pesan utamanya.

Curtis Jones adalah spesialis intercepts dari kubu the Reds, terlihat beberapa kali memenangkan duel-duel di atas lapangan.

Satu upayanya mencetak gol gagal setelah pemain Reds lagi-lagi berhasil mencegat umpan-umpan anak-anak David Moyes.

Man United Perlu Siapkan Algojo Sepakan Keras dari Luar Kotak

Sepakan dari Szoboszlai itu, plus satu lagi tendangan keras Cody Gakpo yang menjadi gol ketiga, juga dari luar kotak, menandai strategi cara menghadapi permainan bertahan the Hammers, yang memasang sampai delapan pemain dalam formasi 4-4 saat pemain lawan memasuki kotak.

Jangan tunggu masuk kotak, lepaskan serangan dari luar kotak penalti West Ham. Siapakah figur yang cocok untuk itu?

Antony, Scott McTominay, dan Alejandro Garnacho harus didorong untuk melepaskan sepakan dari luar kotak sesering mungkin.

Bergerak Cepat, Umpan Terobosan, Crossing Untuk Mengecoh The Hammers 

Salah satu ciri permainan the Reds pada laga EFL Cup itu adalah, mereka bergerak cepat saat melakukan serangan. Dominasi bola tapi tidak berlama-lama berpindah-pindah kaki sekedar demi dominasi bola itu sendiri.

Penguasaan bola dilakukan untuk memindahkan bola secara cepat ke arah depan dan dalam waktu beberapa detik sudah mencapai tepian kotak penalti.

Sisanya terserah pemain. Apakah itu umpan terobosan, atau crossing seperti yang dilakukan Elliott ke arah Gakpo, namun sundulannya meleset tipis di sisi gawang Areola.

Gol Curtis Jones menit 56 adalah hasil dari permainan cepat satu-dua di sisi kiri lapangan yang tidak terlihat berbahaya, sampai Darwin Nunez mengirim umpan terobosan dan Jones melepaskan serangan dari sudut sempit.

Exit mobile version