Gilabola.com – Ole Gunnar Solskjaer kembali dikaitkan dengan Manchester United, dan jika kepulangan itu benar terjadi, ada satu pemain yang seharusnya paling berharap: Benjamin Sesko. Penyerang muda itu disebut bisa mendapatkan keuntungan besar dari kehadiran sang legenda klub di sisa musim ini.
Manchester United tengah mencari pengganti Ruben Amorim, dan nama Solskjaer disebut sudah melakukan pembicaraan untuk kembali menangani Setan Merah. Wacana ini langsung memicu berbagai reaksi, termasuk dari para rival Liga Inggris yang mulai bersiap melontarkan sindiran.
Jejak Lama Solskjaer di Old Trafford
Periode pertama Ole Gunnar Solskjaer di kursi pelatih Manchester United memang tak berakhir manis. Awalnya, kiprahnya sebagai pelatih interim berjalan cukup menjanjikan. Namun seiring waktu, performa tim menurun drastis.
Puncaknya terjadi saat kekalahan memalukan dari Watford di Vicarage Road. Dalam laga itu, kekecewaan suporter begitu terasa. Bruno Fernandes sempat membela Solskjaer, tetapi situasi sudah tak bisa diselamatkan dan pelatih asal Norwegia itu akhirnya harus angkat kaki.
Setelah itu, Ralf Rangnick datang sebagai pelatih interim dan menyampaikan banyak kenyataan pahit soal kondisi skuad. Erik ten Hag kemudian mengambil alih, tetapi perubahan yang terjadi tetap terbatas. Ruben Amorim mencoba melakukan apa yang sebelumnya disebut Rangnick sebagai “operasi jantung terbuka”, namun sikap keras kepala dan gaya kepemimpinannya membuat masa baktinya berakhir lebih cepat dari rencana.
Kini, waktu seolah menghapus luka lama. Solskjaer kembali masuk dalam bursa untuk membawa Manchester United melewati sisa musim, setidaknya hingga kompetisi berakhir.
Pelajaran Berharga Solskjaer untuk Penyerang Muda
Jika Solskjaer benar-benar kembali, Benjamin Sesko disebut sebagai sosok yang bisa paling diuntungkan. Contoh nyata sudah terlihat dari Erling Haaland, yang kerap mengakui peran besar Solskjaer dalam perkembangan kariernya.
Haaland pernah menceritakan bagaimana Solskjaer membantunya saat masih bekerja bersama di Molde. Pada 2020, penyerang Manchester City itu mengatakan bahwa Solskjaer mengajarinya prinsip sederhana dalam penyelesaian akhir, terutama soal sentuhan pertama dan ketenangan saat berada di depan gawang.
Solskjaer, menurut Haaland, menanamkan kebiasaan untuk tidak selalu mengandalkan tenaga, tetapi fokus pada timing dan posisi. Pelajaran itu terus melekat dan dianggap sangat berpengaruh dalam permainannya hingga kini.
Benjamin Sesko dan Kesempatan di MU
Dengan latar belakang tersebut, Benjamin Sesko dinilai sebagai murid yang ideal jika Solskjaer ingin kembali membimbing talenta muda. Dua gol Sesko ke gawang Burnley disebut menjadi bukti bahwa ia punya kualitas untuk tampil di Old Trafford.
Memiliki sosok seperti Solskjaer, yang berpengalaman sebagai penyerang dan pelatih, dianggap sangat berharga. Kesempatan untuk bertanya, berdiskusi, dan belajar langsung dari figur seperti Solskjaer bisa membantu Sesko berkembang lebih cepat.
Ole Gunnar Solskjaer pun dinilai sebagai figur yang tepat untuk memaksimalkan potensi penyerang muda, setidaknya untuk mengarungi sisa musim bersama Manchester United.
Menurut kami, kembalinya Ole Gunnar Solskjaer ke Manchester United memang tak menjamin kebangkitan instan tim. Namun untuk pemain muda seperti Benjamin Sesko, kehadiran sosok yang memahami tekanan Old Trafford sekaligus detail permainan seorang penyerang bisa menjadi nilai tambah yang sulit diabaikan. Jika MU benar-benar memilih jalan ini, Sesko punya alasan kuat untuk berharap.

