Jika Sadio Mane Kartu Merah Menit 2, Hasil Liverpool vs Arsenal Bisa Berbeda

Jika Sadio Mane Kartu Merah Menit 2, Hasil Liverpool vs Arsenal Bisa Berbeda

Gila Bola – Kalau saja Sadio Mane terkena kartu merah pada menit kedua setelah menyikut Kieran Tierney maka hasil pertandingan Liverpool vs Arsenal tadi malam di Stadion Anfield bisa saja berbeda. Lihat adegan itu.

Liverpool menang meyakinkan 3-1 atas Arsenal tadi malam, yang membalaskan dendam The Reds untuk kekalahan mereka di ajang Community Shield pada akhir Agustus lalu, namun para pendukung The Gunners dengan cepat menunjuk pada adegan menit kedua pertandingan Liga Inggris di Anfield, sebagai sesuatu yang seharusnya bisa mengubah skor akhir.

Sadio Mane mengejar bola hasil sentuhannya sendiri yang buruk dan dalam proses perebutan itu ia terlihat melayangkan sikut atau pukulan ke wajah Kieren Tierney, sebuah pelanggaran yang bisa saja berujung kartu merah. Itu baru menit kedua dan wasit Craig Pawson tidak mau menimbulkan kontroversi. Sang pemain Senegal hanya terkena kartu kuning. Jika Mane dikeluarkan sejak menit kedua dan Liverpool bermain dengan 10 orang saja, hasil akhir bisa sangat berbeda.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

Liverpool tampil sangat dominan dalam laga tadi malam di Anfield, menguasai bola sampai 66 persen atau bahkan lebih pada menit-menit pertama pertandingan melawan Arsenal ini. Pasukan Juergen Klopp sejak awal mengurung pertahanan The Gunners tapi malah kebobolan lebih dulu melalui serangan pertama tim tamu ke gawang Alisson Becker gara-gara kesalahan yang dibuat Andy Robertson.

Bek tengah itu membalaskan kesalahannya dengan mencetak gol kedua Liverpool pada menit 34, sesudah Sadio Mane menyamakan skor 1-1 dari bola muntah di depan gawang Bernd Leno, hanya berselang tiga menit saja sejak gol Alexandre Lacazette. Dan pemain anyar Diogo Jota yang didatangkan dari Wolves musim panas ini menambahkan gol ketiga The Reds pada menit 88 untuk memastikan tiga poin.

Kemenangan 3-1 Liverpool ini menyebabkan selisih gol mereka lebih baik daripada pasukan Carlo Ancelotti pada puncak klasemen Premier League dan menyebabkan mereka duduk pada posisi kedua, satu di bawah Leicester City.