Joey Barton Si Pemarah Itu Gebuki Manajer Musuhnya Sampai Berdarah

Joey Barton Si Pemarah Itu Gebuki Manajer Musuhnya Sampai Berdarah

Masih ingat Joey Barton, mantan pemain Manchester City berdarah panas? Ia ditangkap polisi Sabtu (13/4) usai memukuli manajer lawannya sampai berdarah-darah.

Joey Barton ditahan oleh pihak berwenang setelah apa yang terlihat sebagai serangan kepada manajer tim lawan dalam sebuah pertandingan League One, divisi ketiga Inggris di bawah Premier League dan Championship.

Mantan pemain Manchester City berusia 36 tahun itu mengakhiri karirnya sebagai pemain untuk menjadi manajer Fleetwood Town. Namun usai sebuah pertandingan League One, Sabtu, ia memukuli manajer Barnsley di lorong kamar ganti. Sang manajer lawan dilaporkan sampai berdarah-darah mukanya menerima pukulan Barton.

Joey Barton sudah sejak masih merumput sebagai pemain dikenal berdarah panas, gemar berkelahi dan pernah dua kali terkena hukuman untuk perilaku kekerasan yang dilakukannya. Sekali dipenjara selama enam bulan untuk perkelahian di Liverpool City Center pada Mei tahun 2008, sebelum kembali menjalani skorsing sebagai pemain sepak bola setelah berkelahi dengan rekan satu timnya, Ousmane Dabo, yang mengakhiri karirnya di Stadion Etihad.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Di atas lapangan hijau Joey Barton dikenal suka bermain keras dan digelari pemain Premier League paling kotor. Koleksi kartunya memperlihatkan hal itu, 39 kartu kuning dan tiga kartu merah selama karirnya di Manchester City (2002-2007). Bahkan pelatih tim saat itu Kevin Keegan menilai aksi tekelnya berlebihan.

Kini, Joey Barton sudah ketemu lawan sepadan, ditahan polisi setelah kembali berkelahi dengan seorang manajer lawan, Barnsley, usai sebuah pertandingan divisi League One, Sabtu, yang usai dengan kemenangan 4-2 untuk tim lawan.

Meski dikenal sebagai pemain berdarah panas, namun ia merupakan figur yang sangat populer di dunia maya karena membela mereka yang tertindas. Ia pernah twitwar melawan pemain asal Israel, Yossi Benayoun, soal penindasan tentara Israel di tanah Palestina. Ia juga membela hak-hak kaum LGBT secara terbuka. Akun Twitter-nya disebut-sebut memiliki lebih dari tiga juta follower.

Lihat adegan ketika Barton berusaha melarikan diri dari polisi usai laga melawan Barnsley, Sabtu, sebelum seorang petugas menghentikan mobilnya.