Jordan Henderson Sempat Kesulitan Gegara Steven Gerrard

Jordan Henderson Sempat Kesulitan Gegara Steven Gerrard

Gilabola.com – Jordan Henderson dianggap sebagai gelandang komplet. Ini dibuktikan dengan kepercayaan Jurgen Klopp padanya untuk mengawal Liverpool raih gelar juara Liga Inggris pertama sejak 1990.

Pesepakbola berusia 29 tahun itu jadi pemain yang tidak tergantikan di skuad The Reds, dengan menjadi starter dalam 17 dari 21 pertandingan Liga Inggris musim ini. Di balik itu semua, Henderson pernah kesulitan beradaptasi bermain di Anfield, saat baru diboyong dari Sunderland pada 2011 silam.

Bagi Danny Murphy, yang pernah bermain untuk Liverpool, Blackburn Rovers, Charlton Athhletic, Tottenham Hotspur dan Fulham ini menilai sosok Steven Gerrard pernah membuat Henderson kesulitan.

Namun kini dengan pensiunnya Gerrard, Henderson bisa bersinar tanpa perlu dibanding-bandingkan dengan sang legenda.

Advertisement
berita bola
jadwal bola
Mimpi 4D
Mimpi 4D

“Karir Jordan Henderson di Anfield tidak selalu berjalan mulus, dan saya rasa dia menderita di musim-musim pertamanya karena kerap dibandingkan dengan Gerrard. Itu menjadi hal yang tidak adil,” ucap Murphy pada BBC Sport.

“Itu hal yang mudah untuk dikatakan kala dikontrak Liverpool di usia 20 tahun di 2011, sebab ia gelandang muda asal Inggris, tapi Henderson tidak seperti Gerrard, sebab tidak ada satupun pemain yang mirip dengan Gerrard,” tambahnya.

“Mustahil bagi Henderson untuk menyamai Gerrard. Dia bermain sebagus mungkin tapi tidak akan pernah bisa menyamai Gerrard,” ungkapnya.

“Bermain bersama Steven Gerrard di musim perdana sama sekali tidak membantu sebab ketika Anda berada diantara salah satu gelandang terbaik yang pernah ada, anda tidak akan pernah terlihat sebaik dia,” tegas Murphy.

“Baru sejak Gerrard hengkang di 2015, tim mulai berevolusi di bawah kendali Jurgen Klopp, yang kemudian orang-orang bisa melihat kualitas yang dimiliki Henderson,” tambahnya.

“Di usianya yang menginjak 29 tahun, Jordan Henderson telah berkembang menjadi gelandang yang komplet, dan contoh yang tepat tentang bagaimana seorang pemain memaksimalkan kemampuannya,” ungkapnya.