Jorginho Masih Kesal Pernah Disebut Sebagai Pemain Kesayangan Maurizio Sarri

Gilabola.com – Jorginho telah menjadi andalan di skuad utama Chelsea termasuk di era Thomas Tuchel yang membuat mereka menjuarai Liga Champions musim lalu, tapi gelandang Italia mengawali karirnya di London Barat dengan kurang menyenangkan.

Gelandang internasional Italia Jorginho mengungkapkan kembali masa-masa sulitnya saat baru bergabung dengan Chelsea, mengungkapkan kekesalannya saat dia dijuluki ‘putra Maurizio Sarri’ karena kedekatannya dengan mantan manajernya itu.

Pemain kelahiran Brasil itu sebenarnya nyaris bergabung ke Manchester City pada musim panas 2018 lalu, tapi Maurizio Sarri berhasil meyakinkannya untuk bergabung bersamanya di Stamford Bridge dalam transfer yang bernilai Rp 991 Milyar.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Sayangnya bahwa karir awalnya di London Barat kemudian berjalan tidak mudah baginya, ketika dia mendapatkan kecaman dari berbagai pihak dan dianggap bahwa dia mendapatkan tempat di starting XI The Blues hanya karena kedekatan hubungannya dengan sang manajer.

Meski pada akhirnya Jorginho kemudian berhasil membuktikan diri bahwa dia tetap menjadi pilihan utama ketika Chelsea mengganti manajer mereka ke Frank Lampard dan sekarang Thomas Tuchel, yang belum lama ini mengungkapkan betapa pentingnya peran gelandang 29 tahun itu yang kerap diremehkan.

Kini pemenang pemain terbaik UEFA 2021 itu menceritakan kembali kesulitan di karir awalnya di Stamford Bridge, mengatakan kepada The Players’ Tribune, “Awal saya di Chelsea membuat saya semakin merindukan Napoli. Kita semua ingat apa yang mereka katakan, kan? Saya terlalu lambat. Saya terlalu lemah. Saya adalah putra Sarri. Astaga, itu membuat saya sangat marah.”

“Huft! Saya pada akhirnya memanfaatkan kritikan itu sebagai bahan bakar. Saya berpikir, ‘Orang-orang ini akan malu telah meremehkan saya’. Sekarang saya duduk di sini dengan gelar Liga Europa dan gelar Liga Champions. Jadi untuk semua para pengkritik, saya hanya ingin mengatakan satu hal. Terima kasih. Sungguh, terima kasih atas semuanya.”

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO