Jose Mourinho Bersiap Usai Tottenham Hotspur Pecat Pochettino

Jose Mourinho SIap Gantikan Pochettino di Tottenham Hostpur

Gilabola.com – Manajer pengangguran Jose Mourinho kini tengah bersiap usai Tottenham Hotspur resmi pecat Mauricio Pochettino.

Jose Mourinho tertarik untuk menjadi manajer Tottenham Hotspur berikutnya usai Spurs tengah mencari pengganti Mauricio Pochettino yang pemecatannya telah dikonfirmasi pada Rabu (2-/11) dini hari tadi oleh pihak manajemen klub setelah perselisihan panjang dengan Daniel Levy.

Jose Mourinho, mantan manajer Manchester United dan Chelsea ini berstatus pengangguran sejak didepak dari Old Trafford pada 18 Desember 2018, dan Spurs berminat mengguanakan jasa Mou karena sejumlah alasan.

Terutama karena Mou adalah pengagum profil skuad, termasuk kapten Inggris Harry Kane dan rekan setimnya Eric Dier yang bermain hanya di dua pertandingan liga musim ini di bawah Pochettino.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Jose Mourinho tetap menjadi favorit untuk menggantikan Pochettino meskipun Spurs tidak pernah menunjuk seorang manajer yang menentukan gaji seperti yang kerap dilakukan pelatih asal Portugal ini. Namun demikian, Mourinho tertarik dengan pekerjaan itu, terutama potensi stadion baru dan tempat latihan baru dan percaya masih ada peluang besar dalam skuad yang ada.

Telegraph melaporkan bahwa Pochettino menolak permintaan Levy untuk berhenti pekan lalu dan hal ini memaksa campur tangan Direktur Spurs untuk membuat keputusan. Mengingat masalah yang dihadapi tim menjelang pertandingan yang harus dimenangkan melawan West Ham United pada hari Sabtu, Levy mengindikasikan bahwa ia merasa tidak punya pilihan lain.

Membahas pemecatan Pochettino dalam sebuah pernyataan, Levy mengatakan bahwa klub “sangat enggan untuk melakukan perubahan ini” dan bahwa itu “bukan keputusan mudah yang diambil dewan, juga tidak dengan tergesa-gesa.” Dia menambahkan: “Hasil liga domestik yang buruk musim lalu dan awal musim ini sangat mengecewakan.”

Jose Mourinho yang pernah dikontrak Old Trafford, tetap menjadi salah satu manajer bergaji tertinggi di Eropa bahkan hingga sekarang saat masih pengangguran. Dia sangat ingin kembali ke lapangan sepak bola Inggris dan terus tinggal di London sejak ditendang dari markas Manchester United. Dia sudah lama mengatakan bahwa pekerjaannya berikutnya adalah klub dalam “masalah” dan di urutan 14 di liga Inggris, dan dengan tiga poin dari enam pertandingan, Spurs adalah klub itu.

Meskipun Spurs mungkin tidak memiliki kekuatan finansial untuk menggunakan jasa Mourinho, namun mungkin sang manajer asal Portugal ini melihat nilai dalam skuad dan semangat untuk menang diantara para pemain.

Levy mengatakan bahwa keputusan untuk memecat Pochettino tak terhindarkan dan mereka melakukannya demi kepentingan klub.

“Mauricio dan staf pelatihnya akan selalu menjadi bagian dari sejarah kami. Saya sangat mengagumi cara dia menghadapi masa-masa sulit jauh dari rumah, sementara kami membangun stadion baru dan untuk kehangatan dan nilai positifan yang dibawanya kepada kami. Saya ingin mengucapkan terima kasih kepadanya dan staf kepelatihannya atas semua yang telah mereka sumbangkan. Mereka akan selalu diterima di sini. Kami memiliki pasukan yang berbakat. Kami perlu memberi energi kembali dan berupaya memberikan musim yang positif bagi para pendukung kami.”

Pochettino pertama kali menyuarakan keprihatinannya terhadap kondisi klub pada hari terakhir musim 2017-2018 ketika ia menuntut klub untuk membuat rencana jangka panjang untuk bersaing di level tertinggi setelah ia mengantarkan Spurs finis ketiga dan masuk ke ajang Liga Champions.