Jose Mourinho Ejek Sanksi Manchester City, Apalagi Mou?

Jose Mourinho Ejek Sanksi Manchester City, Apalagi Mou?

Gilabola.com – Pelatih Tottenham Hotspur, Jose Mourinho kembali membuat ulah dan kali ini ia menyindir sanksi yang diberikan oleh Manchester City. Dimana ia menyebut apakah bekas klubnya, Manchester United bisa menjadi juara secara otomatis?.

Ya, saat ini sepakbola Liga Inggris memang lagi memanas. Namun bukan soal persaingan untuk memperbutkan gelar juara musim ini. Pasalnya Liverpool lah yang hampir dipastikan menjadi juara. Panasnya suhu kompetisi Negeri Ratu Elizabeth tersebut dikarenakan UEFA memberikan hukuman berat pada Manchester biru.

Hal ini dikarenakan The Citizens ketahuan melanggar finansial fair play pada tahun 2012 dan 2016. Dimana mereka secara sengaja melebih-lebihkan pendapatan sponsor.

Hal ini pun kabarnya berbuntut panjang lantaran gelar juara City pada tahun 2014 lalu kabarnya akan segera dihapuskan. Ditambah lagi mereka dilarang mengikuti kompetisi Liga Champions selama dua musim dan mendapatkan denda sebesar 30 juta euro.

Advertisement
berita bola
jadwal bola
Mimpi 4D
Mimpi 4D

Dengan hukuman berat tersebut, maka City dilaporkan tidak akan menerika putusan tersebut begitu saja. Dimana mereka ingin mengajukan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS).

Usai mengetahui rival sekotanya tersebut mendapatkan hukuman. Justru pelatih asal Portugal tersebut mengejek Sky Blue. Meski tidak ingin mendalami kasus yang di dapat City.

Tetapi Mourinho menyebut akan menarik jika Manchester United juara secara otomatis menggantikan City yang juara. Ketika dirinya membawa Setan Merah di peringkat ke 2 pada musim 2017/18 lalu.

“Jika saya masuk ke analisis, saya harus bertanya apakah tim yang berada di urutan ke 2 pada tahun 2018 akan menjadi juara, ya atau tidak?,”Kata Jose Mourinho kepada media usai laga kontra Aston Villa.

“Itu akan menarik. Tapi saya hanya bercanda, saya hanya menunggu dengan tenang.’Tuturnya.

Sementara itu, dengan hukuman yang diberikan oleh petinggi sepakbola Eropa. Maka hal ini membuat reputasi City seolah menjadi hancur. Dimana musim panas nanti pelatih Pep Guardiola dan para pemain bintang City berpeluang besar akan meninggalkan Etihad stadium.

Tentu saja hal ini menjadi kabar yang baik untuk klub-klub besar lainnya. Terutama mereka yang menginginkan sejak lama pemain top City.