Jose Mourinho Lancarkan Serangan Baru pada Bos Liverpool

Berita Bola, Manchester United, Jose Mourinho
Berita Liga Inggris - Bos Manchester United, Jose Mourinho, kembali serang manajer Liverpool. Jurgen Klopp, yang berhasil bukukan 100 persen kemenangan di awal musim ini.

Gilabola.com – Bos Manchester United, Jose Mourinho, lancarkan ‘serangan’ baru pada pelatih Liverpool, Jurgen Klopp, di saat tim itu coba mempertahankan rekornya di Liga Premier.

Pelatih asal Portugal, Jose Mourinho, berada di bawah tekanan besar menyusul kekalahan beruntun di kompetisi papan atas Inggris dan menuntut ‘rasa hormat’ dalam konferensi pers yang eksplosif, setelah Manchester United kalah 0-3 dari Tottenham Hotspur di kandang sendiri pada awal pekan ini.

Beberapa laporan mengklaim, kekalahan yang bisa saja terjadi di Burnley pada akhir pekan ini bisa berakhir dengan pemecatan Jose Mourinho, di mana mantan bos Real Madrid Zinedine Zidane akan didapuk sebagai penggantinya.

Namun, Mourinho terus membela diri dan malah lancarkan serangannya pada manajer Liverpool, Jurgen Klopp, saat ia bicara pada media, Jumat (31/8).

Advertisement
advertisement
advertisement
Dewa303
Dewa303

“Saya manajer salah satu klub terhebat di dunia, tapi saya juga salah satu manajer terbesar di dunia,” ujar Mourinho, membahas komentar yang dibuatnya saat Manchester United kalah dari Spurs.

Mou juga sempat ditanya, apakah dia akan tetap menganggap dirinya sebagai yang terbaik jika gagal memenangkan gelar di United.

“Tentu saja. Apakah Anda membaca filosopi atau dalam informasi Anda, Anda tidak pernah habiskan waktu membaca Hegel? Seperti contohnya, Hegel mengatakan kebenaran adalah keseluruhan, selalu secara keseluruhan. Apakah Anda ajukan pertanyaan itu kepada manajer yang menempati posisi ketiga di Premier League atau keempat?” Ungkap Mourinho.

Lalu diungkapkan kepada Mourinho bahwa Jurgen Klopp di Liverpool tak pernah mengklaim sebagai orang yang hebat.

“Karena dia tidak pernah memenangkan sesuatu yang internasional misalnya,” demikian respon Mourinho.

“Itulah masalahnya, saya beri tahu Anda apa yang saya pikirkan, saya katakan apa yang saya rasakan. Jurgen memberi tahu Anda apa yang diinginkannya. Dan saya menjawab pertanyaan Anda – itu mudah,” tambahnya.

“Saya sukses besar musim lalu. Saya sukses besar musim lalu, itulah yang mungkin tidak ingin Anda akui. Saya menganalisa kinerja saya, diri saya sendiri dan bagi saya itu lebih penting apa yang saya pikirkan daripada apa yang Anda pikirkan,” ungkap Mou yang di antaranya juga pernah melatih Chelsea dan Real Madrid ini.

“Saya ulangi, dua musim yang lalu kami jalani musim yang fantastis dengan memenangkan Liga Europa. Musim ini, dan yang terakhir, semua orang berpikir Atletico Madrid sangat luar biasa karena mereka memenangkan Liga Europa setelah tersingkir dari Liga Champions,” ujarnya.

“Kami memenangkan Liga Europa karena itu tingkat kami. Kami tim terakhir di Inggris yang memenangkan trofi Eropa. Dan musim lalu, saya ulangi, saya memenangkan delapan gelar, saya satu-satunya manajer di dunia yang menang di Italia, Spanyol dan Inggris, dan dengan memenangkan delapan gelar – bukan gelar kecil atau negara – posisi kedua saya musim lalu adalah salah satu dari saya pencapaian terbesar dalam sepakbola,” tandas Mourinho.