Jose Mourinho Menangis Ingin Jadi Pelatih Lagi

Gilabola.com – Jose Mourinho menangis ingin jadi pelatih lagi. Mantan manajer klub Liga Inggris Manchester United itu mengenang masa-masa kepelatihannya.

Jose Mourinho menangis tak tahan ingin jadi pelatih lagi. Satu rekaman video wawancaranya telah muncul setelah ia mengakui jika waktu jauh dari dunia sepak bola telah membuatnya menyadari betapa ia mencintai pertandingan.

Pria berusia 56 tahun itu sukses dipecat oleh Manchester United pada Desember 2018 setelah bencana awal musim. Sejak ditendang, Mourinho kembali ke kampung halamannya di SETUBAL, tetapi mengungkapkan jika dirinya memiliki kekosongan dalam hidupnya tanpa sepak bola.

Advertisement
KaikoSlot
KaikoSlot
TOTOBET
TOTOBET
GITARTOGEL
GITARTOGEL

“Saat pertama saya masuk ke dunia sepakbola profesional, saya merasakan sebuah klik (kecocokan),” ujarnya. “Sejak saat itu saya sudah serius menjadi pelatih. Saya terus serius sampai sekarang. Tidak ada kata berhenti.”

“Sekarang saat semuanya berhenti, bukannya menikmatinya, saya malah tidak bisa benar-benar menikmatinya, saya merindukan masa-masa itu lagi,” lanjutnya lagi dengan balutan kaos oblong warna abu-abu sambil memperlihatkan ekspresi tak tahan menerima kenyataan ini.

Mourinho telah ditandatangani oleh Sky Sports untuk menjadi seorang Pundit sepanjang musim 2019-20, tetapi dia baru-baru ini mengungkapkan jika dirinya tertarik untuk kembali ke manajemen. Ia siap jadi pelatih idola sejuta Giboler’s lagi seperti dulu.

Jose Mourinho terus persiapkan diri sebelum dilamar klub top

“Sekarang, saya asyik belajar bahasa Jerman, saya tidak mengerti bahasa yang satu ini. Saya berbicara bahasa Inggris, Spanyol, Perancis, Portugis, dan Italia. Saya tidak membuat apa saja jadi ekslusif, bahkan untuk bahasa Jerman.”

Cesc Fabregas yang pernah bermain di bawah Mourinho di Chelsea mengomentari video dari mantan manajer dengan judul: “Legenda. Kami merindukanmu juga mbah. Kembali segera Mister.”

Tugas pertama Mourinho dalam dunia manajemen datang di Benfica pada tahun 2000, setelah sebelumnya menjadi penerjemah dan pelatih di Barcelona. Dia telah pergi untuk mengelola sejumlah klub terbesar di Eropa, terutama Porto, Chelsea, Inter, Real Madrid, dan Manchester United dan menjadi salah satu manajer yang paling sukses sepanjang masa.

Mourinho telah memenangkan gelar liga di empat negara yang berbeda, serta Liga Champions dengan Porto dan Inter. Selagi menjadi pundit, ia juga telah mempersiapkan staf kepelatihan yang baru untuk jaga-jaga dilamar satu klub top dunia lagi nantinya.

AHABET
INDOTOGEL
AHABET
INDOTOGEL
BANDARTOGEL77
TEXASPOKERCC
JAYAPOKER
HKINDO
Berita SebelumnyaMario Balotelli Berseragam Brescia, Liga Italia Ramai Lagi
Berita SelanjutnyaEks Celtic FC Masuk Rumah Sakit Usai Tawuran Suporter, 3 Tewas