Jose Mourinho Sudah Lama Tahu Eriksen Bakal Hengkang

Jose Mourinho Sudah Lama Tahu Eriksen Bakal Hengkang

Gilabola.com – Jose Mourinho beri pujian kepada Daniel Levy karena melepas Christian Eriksen dan ia tahu sang pemain ingin hengkang sejak lama.

Pesepak bola asal Denmark yang ingin tantangan baru di Inter Milan itu telah resmi mengakhiri karir enam setengah tahun bersama The Lillywhites dengan merapat ke Nerazzuri pada pekan terakhir Januari.

Kepindahan tersebut mengakhiri teka-teki dan kontroversi masa depan Eriksen, khususnya peringatan Mourinho kepada Antonio Conte yang dianggap mengurusi pemain dari klub lain.

Ia menolak memperpanjang kontraknya di Tottenham tapi dengan tangan dingin Daniel Levy, Spurs mampu mendapatkan uang sebesar Rp306 miliar dari Inter padahal klub asal Italia itu bisa mendapatkan Eriksen secara gratis pada musim panas nanti.

Advertisement
RatuCasino77
RatuCasino77
SBOTOP
SBOTOP

Uang penjualan Christian Eriksen langsung ditambahkan dan ditransfer ke PSV Eindhoven untuk menebus Steven Bergwijn dengan mahar sebesar Rp450 miliar dan Jose Mourinho memuji kelihaian Levy.

“Dari sisi bisnis Tuan Levy mampu mendapatkan hasil bagus dari enam bulan sisa kontra Eriksen. Ia mampu mendapatkan transfer penting sehingga uangnya bisa dipakai membeli pemain berusia 21 tahun seperti Steven Bergwijn. Jadi Tuan Levy telah melakukan pekerjaan fantastis bagi klub,” sanjung Mourinho.

Jose Mourinho ungkap alasan jarang mainkan Eriksen

“Kesepakatan fantastis untuk seorang pemain yang akan berstatus gratisan dalam beberapa bulan mendatang dan uangnya digunakan untuk memboyong Bergwijn, yang bukan saja masih muda tapi memiliki kontrak enam tahun setengah bersama kami dan seorang pemain dengan kondisi fantastis yang mampu menjadi tambahan berarti bagi kami. Jadi saya rasa situasi Christian bisa ditangani dengan baik oleh Tuan Levy.”

“Cristian seorang pemain yang sudah lama kita ketahui, sejak pertama kali saya datang ke sini dia berkata tidak akan memperpanjang kontrak dan tidak kami umumkan karena ada kesepakatan moral dengannya,” tambah Mourinho.

“Sejak saat itu saya mencoba membangun tim tanpa dirinya. Itu sebabnya saya sering tidak menurunkan Eriksen.”

“Di saat yang bersamaan dia telah bersikap profesional dan menghargai klub dan rekan-rekannya dengan mencoba membantu tim sampai hari terakhir dan bersikap positif di ruang ganti.”