Jurgen Klopp Bisa Kebanjiran Pemain Akademi Musim Depan

Gilabola.com – Jurgen Klopp sekali lagi akan dibuat terpana oleh permainan para bintang muda Liverpool di akhir musim ini.

Mereka memang tak akan dilihat permainannya di laga melawan Crystal Palace malam nanti, namun skuad muda The Reds akan berusaha merebut kembali trofi FA Youth Cup di kandang Aston Villa pada Senin malam waktu setempat 24 Mei 2021.

Bagi pelatih tim muda Marc Bridge-Wilkinson, momen final tersebut akan menjadi puncak dari musim perdananya yang sangat menggembirakan bersama tim U-18 The Reds, di mana skuadnya berhasil kantongi 75 gol dalam 24 pertandingan dan finish di posisi ke tiga di ajang Premier League North.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
TOTOBET
TOTOBET

Pertandingan final yang akan digelar di hadapan 4.750 suporter Aston Villa, itu tentunya bisa jalan untuk para pemain akademi untuk bergabung dengan skuad utama asuhan Jurgen Klopp.

Rhys Williams dan Neco Williams – yang sama-sama bermain untuk Liverpool saat mereka kalahkan Manchester City dan memenangkan trofi Youth Cup dua tahun lalu, musim ini sudah menjadi bagian dari skuad Jurgen Klopp. Sementara Billy Koumetio, yang diperkirakan akan masuk lineup untuk posisi bek tengah bersama-sama sang kapten, Jarell Quansah, di kandang Villa, bahkan sudah bermain di Liga Champions.

Channel Gilabola di Youtube

“Kami sangat beruntung. Kami punya seorang manajer dan stafnya, lalu pemilik klub dan semua orang yang berikan kepercayaannya pada tim muda,” ujar Bridge-Wilkinson, seperti dilansir Liverpool ECHO.

“Anak-anak tahu betul, ada kesempatan jika mereka bermain bagus dan benar-benar tampil memukau serta terus mengembangkan permainannya, maka mereka akan mulai dikenal, dan punya kesempatan ditarik ke skuad utama asuhan Jurgen Klopp,” tambahnya.

“Sebagai pelatih tim pengembangan di Liverpool, bagaimanapun banyaknya pekerjaan yang kami lakukan dan seberapa bagus kinerja mereka, mereka perlu tahu ada peluang di sana jika mereka melakukan sesuai arahan. Saya pikir mereka bisa melihat kesempatan itu,” ujar Bridge-Wilkinson.

Sementara perjuangan kolektif yang telah mereka lakukan berhasil membantu The Reds kalahkan Sutton United, Manchester United, Leicester City, Arsenal dan Ipswich Town – yang kemudian membuat mereka melaju ke final, ada satu pemain yang paling menarik perhatian para suporter.

Pemain itu Mateusz Muisalowski, penyerang Polandia yang baru berusia 17 tahun, tapi telah menarik perhatian suporter dalam beberapa laga yang dilakoni timnya.

Lalu, ada pula pemain muda yang direkrut Liverpool pada musim panas tahun lalu, Melkamu Fraudendorf, di mana ia bermain dari bench dan mencetak gol kemenangan Liverpool 2-1 di semi-final Youth FA Cup yang digelar di Ipswich pada awal bulan ini.

Bridge-Wilkinson pun sangat memuji langkah yang dilakukan para pendatang muda di timnya, terutama dalam hal mengatasi keadaan unik dari musim yang diwarnai pandemi ini.

“Untuk datang ke negara baru, klub baru, budaya dan cara yang baru dalam berlatih serta bermain sepak bola, tentunya menjadi saat-saat terbaik yang sangat sulit,” tandasnya.

“Tetapi untuk bergabung selama masa pandemi dan mengatasi situasi yang terjadi saat ini, serta menghadapinya seperti yang mereka lakukan, para pemain itu layak mendapatkan banyak pujian,” ujar pelatih tim muda Liverpool itu.

AHABET
AHABET