Jurgen Klopp Diklaim Bisa Ganggu Skuad Liverpool

Gilabola.com – Jurgen Klopp harus melihat Liverpool akhiri catatan tak terkalahkan dalam 68 laga kandang, selain skuadnya kini juga tak pernah menang dalam lima pertandingan terakhir di Liga Premier.

Pelatih asal Jerman itupun menjadi sosok yang paling ketar-ketir di sepanjang masa kepelatihannya di Anfield sejauh ini. Demikian ungkap pundit yang juga mantan pemain sepak bola, Jermaine Jenas, seperti dilansir LiverpoolECHO.

Skuad asuhan Klopp sudah bukukan rekor tak pernah menang di lima pertandingan Liga Premier, bahkan gagal mencetak satupun gol dalam empat laga terakhir mereka.

Advertisement
K9Win
K9Win

Pada tengah pekan ini, skuad Jurgen Klopp pun akhiri rekor tak terkalahkan di kandang sendiri dalam 68 pertandingan, usai dikalahkan Burnley dengan skor tipis, 0-1.

Liverpool yang juara bertahan Liga Premier kini bahkan melorot ke posisi empat besar – enam poin di belakang Manchester United yang tengah merajai papan klasemen sementara.

Jenas yang pernah mantan pemain Tottenham dan gelandang andalan Timnas Inggris itu mengatakan, tekanan pada Klopp kini mulai terlihat – dan hal itu bisa berdampak pada para pemainnya.

“Tak ada keraguan, sesuai pengalaman saya, saat suasana hati seorang pelatih alami perubahan yag besar, maka itu akan berdampak pada timnya, karena mereka sehari-hari bertemu di tempat latihan, dan hal itu bisa menjadi hal yang cukup menyedihkan, juga menyulitkan menurut saya. Hal inipun bisa terjadi pada Jurgen Klopp maupun skuadnya,” tandas Jenas kepada BBC 5 Live Sport.

“Saat, sebagai pemain, Anda perlu mendongkrak mood Anda, Anda akan beralih ke pemain dan orang-orang tertentu. Saya yakin, ruang ganti Liverpool memiliki pemain-pemain seperti (James) Milner dan (Jordan) Henderson, bahkan (Virgil) van Dijk, di tempat latihan, yang bisa melakukan hal itu. Tapi, masalahnya, siapa yang mendorong manajer saat dia mengalami hal serupa,” tambahnya.

“Saya pikir anda benar jika mengatakan, Jurgen Klopp saat ini barangkali menjadi sosok yang terganggu, khawatir, dan ketar-ketir, seperti yang kita lihat sejak dia datang ke Liga Premier, bahkan mungkin begitu juga saat dia masih di Bundesliga,” ujar Jenas.

“Ada banyak hal yang akan membuat Anda marah dan terganggu, belum lagi ejekan yang ditujukan kepada Anda. Saya pikir hal itu akan makin dirasakan Klopp,” tandasnya.

Menurut Jenas, kini Klopp harus bisa mengendalikan hal itu dan introspeksi. “Saya pikir, hal itulah yang paling saya sukai dari wawancara yang dilakukannya, saat dia mengatakan dia hampir harus berbicara pada dirinya sendiri, dan hal itu disampaikannya pula kepada para pemainnya. Karena, jika para pemain bingung atau tak yakin apa yang harus dilakukannya di saat-saat sulit, maka itu semua akan sangat tergantung padanya,” ujar Jenas.

“Jadi, saya senang saat mendengar apa yang diucapkan Jurgen Klopp saat itu, di mana ia mengatakan semua orang harus bertanggung jawab, karena begitulah cara mereka keluar dari masalah yang mereka hadapi saat ini,” tegasnya.