Jurgen Klopp Jengkel! Minta Bek Mahal Serie A, Liverpool Malah Beli Bek Murahan

Gilabola.com – Ternyata dua bek murahan Ben Davies (Preston) dan Ozan Kabak (Schalke) bukanlah target sebenarnya bagi Jurgen Klopp yang umumnya dikenal sangat selektif soal pemain baru yang ingin dibawa untuk memperkuat skuadnya.

Menurut laporan SunSport, Jurgen Klopp semakin frustrasi dengan kebijakan transfer klub, meskipun pemilik Liverpool Fenway Sports Group yakin mereka telah melangkah lebih jauh, mengingat situasi keuangan yang buruk di tengah krisis kesehatan saat ini.

Bos Jerman itu merasa kesal karena sebenarnya dia menargetkan bek mahal Serie A milik Napoli Kalidou Koulibaly untuk dibawa ke Anfield pada musim dingin Januari lalu untuk mengatasi krisis pertahanan The Reds yang ditinggal Virgil van Dijk, Joe Gomez, dan Joel Matip.

Advertisement
QQCepat
QQCepat

Sayang Liverpool tak pernah serius untuk mempertimbangkan transfer bek berusia 29 tahun tersebut karena pihak Italia membandrol bintang mereka sangat mahal, kabarnya mencapai Rp 1,9 Trilyun, dengan pemilik partenopei  Aurelio De Laurentiis berkali-kali menegaskan bahwa pihaknya hanya akan menjual bek tengah mereka dengan harga yang mahal.

Jurgen Klopp merupakan sosok selektif dalam memilih pemain, termasuk bagaimana dia sangat rela menunggu ketersediaan Virgil van Dijk dan Alisson Becker ketimbang mencari opsi lain, sebelum akhirnya berhasil mendapatkan keduanya berkat uang penjualan Philippe Coutinho ke Barcelona.

Mantan bos Dortmund itu kemudian secara pribadi meminta kepada pemilik klub untuk mendatangkan Kalidou Koulibaly sebagai target utamanya untuk memperbaiki masalah timnya di jantung pertahanan Liverpool musim ini, dan percaya bahwa pihak klub harus melakukan segalanya yang mungkin untuk mendatangkan bek Senegal itu.

Tapi pada akhirnya dewan The Reds malah mendatangkan bek murahan Ben Davies dari tim Championship Preston dengan nominal transfer total Rp 30,1 Milyar rupiah plus meminjam Ozan Kabak dari Schalke dengan opsi pembelian permanen senilai Rp 348 Milyar.