Jurgen Klopp Kritik Manchester United Usai Liverpool Menang

Jurgen Klopp Kritik Manchester United Usai Liverpool Menang

Gilabola.com – Pelatih Liverpool Jurgen Klopp mengkritik Manchester United setelah mengalahkan tim asuhan Ole Gunnar Solskjaer 2-0 di Stadion Anfield, Minggu (19/1).

Jurgen Klopp mengatakan jika Manchester United yang baru dikritik Gary Neville tidak terlalu sering mencoba memainkan permainan mereka dan malah terlalu fokus pada ‘mengganggu’ Liverpool saja.

Gol dari Virgil van Dijk dan Mohamed Salah membuat Liverpool yang tak terkalahkan unggul 16 poin di puncak klasemen Premier League, dengan satu pertandingan di tangan mereka, dengan sebagian besar orang percaya bahwa perburuan gelar liga telah dimenangkan oleh The Reds.

Klopp senang dengan penampilan skuadnya saat melawan Manchester United, tetapi manajer asal itu tidak bisa menahan diri untuk mengkritik tim besutan Solskjaer karena kurangnya ambisi mereka.

Advertisement
berita bola
jadwal bola
Mimpi 4D
Mimpi 4D

“Pertandingan yang luar biasa melawan tim dengan kualitas seperti United, dan pemain-pemain United,” kata Klopp kepada Sky Sports.

Jurgen Klopp tanggapi biasa nyanyian fans Liverpool

“Ole akan mengatakan hal yang sama, mereka ingin mengganggu kami, mengalihkan perhatian kami pada pertandingan, bertahan dan melakukan serangan balik. United memiliki momen ketika memainkan permainan mereka tetapi mereka tidak terlalu sering melakukan itu, ada momen-momen sulit untuk menciptakan peluang, tetapi cara kami menciptakan peluang sangat luar biasa.”

Mengomentari tentang para fans The Reds yang meneriakkan “kami akan memenangkan liga”, Klopp menambahkan: “Tidak ada yang berubah, kami memiliki situasi yang sama ditambah tiga poin.”

“Saya akan segera memberi tahu Anda jika rasanya berbeda, saat ini tidak. Saya tidak tahu apakah poin kami bisa disusul oleh tim lain atau tidak, saya tidak peduli tentang itu. Pertama dan terpenting adalah Premier League.”

“Kami bermain melawan Wolves pada hari Kamis [waktu setempat], ini tantangan luar biasa kami berikutnya. Saya tidak punya cukup ruang di otak saya untuk memikirkan hal lain,” pungkasnya.