Jurgen Klopp Lakukan Satu Kesalahan Besar yang Rugikan Liverpool

Gila Bola – Jurgen Klopp lakukan satu kesalahan besar yang sangat merugikan Liverpool musim ini.

Saat ini, Liverpool harus bisa menerima kenyataan bahwa mereka bisa tak bermain di Liga Champions musim depan. Namun, ceritanya berbeda justru dialami mantan bintang The Reds, Dejan Lovren, yang dijual Klopp ke Zenit St Petersburg tahun lalu, dan kini berhasil membawa timnya menjadi juara Liga Rusia.

Saat ini tentunya menjadi musim yang ingin dilupakan The Reds – yang telah menangkan gelar Liga Premier musim lalu, dan juga menjadi juara Liga Champions di musim sebelumnya.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
TOTOBET
TOTOBET

Pasalnya, kini mereka melorot ke peringkat tujuh klasemen sementara Liga Premier, bahkan terpaut hingga tujuh poin di belakang tim berperingkat empat. Itulah sebabnya, skuad Jurgen Klopp itu sangat berisiko kehilangan kesempatan berlaga di Liga Champions musim depan.

Berbeda dengan catatan yang diukir Lovren bersama Zenit. Setelah hanya bermain dalam 10 pertandingan Liga Premier musim lalu, pemain internasional Kroasia itu berhasil memperbaiki karirnya – bahkan menjadi kapten tim, sejak gabung Zenit pada bulan Juli tahun lalu.

Lovren kini tercatat berhasil merebut gelar juara dua musim berturut-turut – bersama Liverpool musim lalu, dan kini bersama Zenit. Klub asuhan Sergei Semak itu kalahkan Lokomotiv Moscow, 6-1, untuk amankan gelar juara Liga Premier Rusia musim ini.

Sementara pemain 31 tahun itu sempat absen lama dari skuad Jurgen Klopp akibat cedera otot, kontribusinya di klub barunya tersebut justru tak perlu dipertanyakan.

Ia teken kontrak tiga tahun di klub Rusia tersebut setelah didatangkan dengan transfer 11 Juta Poundsterling atau setara dengan Rp 220 Milyar pada bulan Juli 2020, di mana ia langsung berikan dampaknya dengan membantu Zenit memenangkan Piala Super dalam debutnya untuk klub itu dan tak pernah  menoleh ke belakang sejak saat itu.

Lovren juga ditunjuk sebagai kapten Zenit pada bulan November 2020, setelah kapten sebelumnya Artem Dzyuba dicopot karena kasus video explisit yang viral. Lovren sudah tampil dalam 28 pertandingan sejak ia datang ke Zenit, dan tak sia-siakan waktunya untuk membawa timnya memimpin dalam perburuan gelar juara serta satu tiket ke fase grup Liga Champions musim depan.

Tentunya, ini sangat kontras dengan kondisi mantan rekan-rekannya di Anfield saat ini, setelah skuad Jurgen Klopp itu sebelumnya berjaya dan kini harus menutup musim tanpa gelar.

Lovren yang pernah menjadi man-of-the-match di final Liga Champions 2018 saat mereka dikalahkan Real Madrid, ia kemudian bermain dalam 18 pertandingan di semua kompetisi pada musim 2018/19 dan hanya 15 kali bermain di musim 2019/20, setelah waktu bermainnya menjadi sangat terbatas di belakang Virgil van Dijk, Joe Gomez dan Joel Matip.

Tak heran jika akhirnya dia tinggalkan Anfield pada musim panas lalu, karena Lovren sering kali cerewet dengan ketidakpuasannya hanya duduk di bangku cadangan Liverpool.

Ironisnya, setelah kekurangan peluang bermain, dia sebenarnya bisa menjadi pemain vital bagi Jurgen Klopp musim ini, kalau saja klub Merseyside itu menolak menjualnya.

Lovren menonton dengan penuh ambisi saat The Reds harus berjuang dengan sejumlah pemain belakang yang cedera dan absen di sepanjang musim ini. Namun, pada akhirnya, ia dipastikan tak menyesali kepergiannya dari Anfield. “Ya, tentu saja saya harus lakukan pekerjaan saya. Apakah saya menyesal? Tidak, saya pikir saya sama sekali tidak menyesal,” tandas Lovren, seperti dilansir Liverpool ECHO.

“Saya tidak menyesal sudah hengkang (dari Liverpool), saya sekarang bermain secara reguler lagi setiap pekan, malah saya sekarang bisa menjadi kapten tim. Jadi, ini benar-benar kondisi yang jauh berbeda bagi saya,” tambahnya.

Dengan Jurgen Klopp yang harus mainkan Fabinho dan Jordan Henderson di luar posisi awal mereka, lalu beralih kepada para pemain muda seperti Nat Phillips dan Rhys Williams, pelatih asal Jerman itu kemudian tetap harus datangkan dua pemain baru, Ozan Kabak dan Ben Davies, di bulan Januari, kehadiran Dejan Lovren ke Merseyside tentunya akan mendapat sambutan hangat.

AHABET
AHABET