Jurgen Klopp Tak Pedulikan Man City Usai Liverpool Makin Jauh dari Puncak Klasemen

Jurgen Klopp bereaksi terhadap kekalahan Liverpool dari Leicester City yang mempersulit harapan gelar mereka di musim ini saat mereka sekarang terpaut 6 poin dari Manchester City yang berada di puncak klasemen.

Jurgen Klopp menegaskan bahwa dia tidak khawatir tentang kesenjangan yang semakin lebar antara Liverpool dengan Manchester City yang berada di puncak klasemen Premier League menegaskan bahwa fokus timnya adalah pada sepak bola mereka sendiri.

The Reds melewatkan peluang untuk unggul lebih dulu di 15 menit pertama pertandingan di stadion King Power setelah penalti Mohamed Salah berhasil diselamatkan oleh Kasper Schmeichel, sementara sundulannya dari bola rebound hanya membentur mistar gawang.

Advertisement
QQCepat
QQCepat
Totobet
Totobet
978Bet
978Bet

Ada setidaknya 21 tembakan yang dilancarkan Liverpool ke gawang Leicester City, termasuk upaya Sadio Mane dalam situasi satu lawan satu, tapi tembakan penyerang internasional Senegal tersebut masih melayang di atas mistar gawang.

Justru tim tamu yang akhirnya dipaksa untuk memungut bola dari gawangnya mereka setelah pemain pengganti Ademola Lookman kemudian menerobos pertahanan untuk tim Merseyside, melewati Joel Matip yang lambat dan Virgil van Dijk yang gagal menutup ruang tembak sebelum sang penyerang kemudian menceploskan bola dengan nyaman ke gawang Alisson Becker.

Kekalahan ini membuat Liverpool gagal memangkas dengan Manchester City di puncak klasemen yang memiliki keunggulan 6 poin setelah setengah putaran di musim ini, tapi manajer Jurgen Klopp mengaku dia sama sekali tidak khawatir.

Dia mengatakan kepada Amazon Prime Video, “Ya. Ini adalah celah besar. Tapi saat ini jarak dengan City bukan masalah saya. Jika kami bermain sepak bola seperti ini lebih sering, maka kami tidak perlu memikirkannya [gelar]. Jika kami memainkan sepak bola kami, sepak bola normal kami, sepak bola Liverpool, maka kami memiliki peluang untuk memenangkan lebih banyak pertandingan sepak bola dan kami akan melihat di mana kami berakhir. Tapi untuk saat ini kesenjangan bukanlah masalah utama saya.”

AHABET
AHABET
HKINDO
HKINDO