Kalah dari Liverpool, Pep Guardiola: Kembali ke Kotamu!

Kalah dari Liverpool, Pep Guardiola: Kembali ke Kotamu!

Kalah 3-1 dari Liverpool akhir pekan silam, Pep Guardiola disebut akan kembali ke klub lamanya, di mana ia masih memiliki sebuah apartemen. Bukan Barcelona.

Menurut laporan Bild, sebuah media terhormat di Jerman dan sangat sering dapat bocoran kabar terkini dunia sepak bola yang akurasinya mendekati kebenaran, Pep Guardiola bisa kembali ke Bayern Munchen. Tapi tentu saja alasan sesungguhnya bukan karena kalah 3-1 dari Liverpool, melainkan karena dia “tidak suka cuaca kota Manchester”.

Guardiola masih memiliki satu flat apartemen yang luas di kota Munich, di bagian selatan Jerman – dan ia sangat ingin kembali ke Bavaria. Pelatih Spanyol itu mundur sebagai bos Bayern Munchen pada tahun 2016 untuk kemudian mengambil alih tanggung jawab di Etihad.

Dalam tiga tahun karirnya di Manchester ia gagal memenangkan Liga Champions, sesuatu yang juga tidak dapat diraihnya di Bayern. Segala sesuatu tidak berjalan sesuai rencana, sebagaimana di Barcelona. Tapi dia telah memenangkan gelar juara Liga Inggris dalam dua musim terkininya di Etihad, meskipun tak mampu meraih gelar apa pun pada musim pertamanya di Inggris.

Advertisement
advertisement
advertisement
Ratu Casino 77
Ratu Casino 77

Sang pelatih berusia 48 tahun yang berpihak pada kemerdekaan Catalonia itu baru saja menandatangani kontrak perpanjangan dua tahun dengan City pada tahun 2018, yang memberinya gaji Rp 353 Milyar per tahun dan membawanya hingga 2021.

Bayern Munchen baru saja memecat pelatih mereka Niko Jovac dua minggu yang lalu dan sekarang bisa melakukan langkah sensasional untuk membawa pep Guardiola kembali ke Allianz Arena, kata SportBild. Die Roten mungkin akan mempertahankan bos sementara Hansi Flick sampai sisa musim ini dan menunjuk Guardiola di musim panas.

Klub Bavaria itu sudah menolak mantan bos Arsenal, Arsene Wenger, untuk menjadi manajer mereka berikutnya. Guardiola pertama kali datang ke kota Munich pada 2013 setelah setahun cuti panjang usai karirnya selama empat tahun di Barcelona. Dan pelatih itu masih mempertahankan flat apartemennya di kota Munich saat dia pindah ke Inggris.

Bayern tetap yakin dia tidak bahagia di Manchester, terutama cuacanya, dan mengatakan keluarganya telah pindah kembali ke Catalonia. Guardiola selalu menyukai kehidupan di kota besar – dan menuntut rumah yang ekstra luas ketika dia menegosiasikan kesepakatannya untuk bergabung dengan City pada 2016. Di Munich ia memiliki rumah besar di Sophienstrasse.

Tetapi direksi Etihad tidak dapat menemukan properti yang cukup besar di pusat kota Manchester untuk memenuhi kebutuhannya. Guardiolas akhirnya pindah ke apartemen mewah di Deansgate City Suites di pusat Manchester. Tapi jelas dia lebih suka tinggal di Munich. Itulah salah satu alasan Bild mengatakan bahwa Pep akan kembali ke Allianz Arena.