Kante Ulangi Tragedi Gerrard, Terpeleset Lalu Lawan Cetak Gol

Kante Ulangi Tragedi Gerrard, Terpeleset Lalu Lawan Cetak Gol

Pada laga Chelsea vs Arsenal yang usai dengan skor 2-2 tadi malam, N’Golo Kante ulangi tragedi terpelesetnya Steven Gerrard. Sama seperti kapten Liverpool itu, adegan terpeleset kali ini pun berujung gol. Lihat deh.

Bigmatch Chelsea vs Arsenal usai dengan draw 2-2 meski The Blues sebenarnya memiliki keunggulan jumlah pemain setelah David Luiz diusir wasit pada menit 26 laga di Stamford Bridge pada pekan ke-22 Liga Inggris, Rabu (22/1) dinihari.

Gol balasan pertama Arsenal terjadi setelah N’Golo Kante ulangi tragedi terpelesetnya Steven Gerrard. Ini terjadi pada sebuah serangan balik The Gunners pada menit 62. Bola sampai ke Gabriel Martinelli dan pemain Argentina itu dari setengah lapangan sendiri memulai dribble menakjubkan sampai ke kotak penalti lawan.

Pada tepat garis setengah lapangan, lokasi yang sama dengan insiden terpelesetnya Steven Gerrard, sang pemain asal Prancis ini mencoba mencegat Martinelli dan dia gagal. Kante gagal dan terpeleset dengan gaya yang persis sama seperti Gerrard. Itu sudah menit 62 dan Kante ditarik keluar menit 69. Lihat adegan itu di bawah ini.

Advertisement
berita bola
jadwal bola
Mimpi 4D
Mimpi 4D

Pasukan Frank Lampard tidak selayaknya memperoleh hasil draw 2-2 lawan The Gunners. Mereka mendominasi jalannya pertandingan di Stamford Bridge ini dengan penguasaan atas bola mencapai 58 persen dan – ini yang paling penting – melepaskan 10 tembakan on target dan enam off target. Coba bandingkanlah data itu dengan apa yang dilakukan anak-anak Mikel Arteta.

Hanya ada dua serangan tepat sasaran oleh Arsenal selama 90 menit, yang keduanya memiliki efisiensi 100% dengan keduanya berujung gol. Sekali oleh Gabriel Martinelli pada menit 62 tadi – yang didahului terpelesetnya N’Golo Kante – dan kemudian gol kedua oleh Hector Bellerin, tiga menit setelah Cesar Azpilicueta membawa Chelsea unggul 2-1 pada menit 84.

Meski hanya imbang 2-2, laga ini akan terasa sebagai sebuah kekalahan bagi anak-anak The Blues dan sebaliknya terasa seperti sebuah kemenangan bagi Arsenal, yang kehilangan David Luiz, bermain dengan 10 orang saja, tapi masih mampu memaksakan skor imbang 2-2 tiga menit jelang akhir.