Kapten Chelsea Cetak Gol Ketiganya Dalam Dua Bulan Terakhir

Kapten Chelsea yang diragukan jiwa kepemimpinannya itu cetak gol ketiganya dalam dua bulan terakhir saat menyambar bola muntah pada laga Liga Inggris di kandang Brighton, Rabu (1/1).

Dalam sebuah situasi sepak pojok, Willian mengirimkan bola ke dalam kotak untuk disundul oleh pemain The Blues No 15, Kurt Zouma, yang kemudian disambar secara cepat oleh Tammy Abraham ke sudut gawang. Namun tendangan yang tidak terlalu keras dari Abraham itu berhasil dihentikan oleh Aaron Mooy, sebelum kapten Chelsea Cesar Azpilicueta cetak gol ketiganya dalam dua bulan terakhir.

Advertisement
KaikoSlot
KaikoSlot
TOTOBET
TOTOBET
GITARTOGEL
GITARTOGEL

Gol pertama sang kapten Chelsea yang sudah lama tidak terjadi musim ini dilesakkan pada laga imbang The Blues 4-4 melawan Ajax pada 5 November lalu sebelum menyumbangkan satu gol lagi pada laga LIga Champions lainnya melawan Lille yang usai 2-1 pada 10 Desember silam.

Ini merupakan gol pertamanya ke gawang lawan pada ajang Liga Inggris. Tak heran jika ia merayakannya dengan penuh kegembiraan, sembari sedikit lupa pada Tammy Abraham, sang striker muda The Blues, yang tanpa bola muntah hasil sepakannya tak mungkin gol ini terjadi.

Cesar Azpilicueta dikenal sebagai kapten Chelsea yang peragu, yang jiwa kepemimpinannya tak jelas. Anda masih ingat peristiwa pembangkangan kiper Kepa Arrizabalaga? Pada detik-detik akhir masa perpanjangan waktu 2×15 menit final Piala Liga atau EFL Cup akhir Februari 2019 lalu, manajer tim Maurizio Sarri memerintahkan Kepa untuk keluar guna digantikan oleh kiper Willy Caballero, yang punya catatan lebih bagus soal adu penalti.

Tapi si kiper Spanyol itu menolak pergi. mati-matian ia memberi sinyal ke pinggir lapangan bahwa ia tak mau diganti. Bayangkan rasa malu yang diderita oleh Sarri malam itu. Ia hendak memasukkan kiper spesialis penalti dan penjaga gawang yang hendak digantikan menolak untuk ditarik keluar! Marah-marahlah sang pelatih Italia itu dan untuk sejenak seperti hendak ngambek meninggalkan lapangan, sebelum kembali lagi. Chelsea kalah malam itu. Setengahnya mungkin karena catatan kurang mengesankan Kepa dalam soal adu penalti.

Pada malam final Piala Liga atau EFL tersebut bek asal Brasil David Luiz lebih memperlihatkan sikap kepemimpinan dengan coba membujuk Kepa Arrizabalaga untuk menuruti perintah Sarri. Gagal juga sih. Tapi setidaknya ia punya inisiatif, tak seperti Azpilicueta yang pura-pura tak tahu ada pembangkangan kiper pada partai super penting tersebut.

Namun dengan golnya malam ini ke gawang Brighton, pendukung Chelsea mungkin melupakan dosa-dosa sang kapten Chelsea asal Spanyol ini. Ini adalah gol ketiganya bagi The Blues dalam dua bulan terakhir, dengan dua gol sebelum ini terjadi di ajang Liga Champions.

AHABET
INDOTOGEL
AHABET
INDOTOGEL
BANDARTOGEL77
TEXASPOKERCC
JAYAPOKER
HKINDO
Berita SebelumnyaLiverpool Catat Para Pemain Ini Terbaik dalam 10 Tahun Terakhir
Berita SelanjutnyaAndres Iniesta Bawa Vissel Kobe Berjaya di Liga Jepang