Kapten Manchester City Diminta Bertahan Karena Kaki Kirinya

Kapten Manchester City Diminta Bertahan Karena Kaki Kirinya

Kapten Manchester City, Vincent Kompany, diminta bertahan di Stadion Etihad karena tendangan kaki kirinya menjadi nomor dua terbaik di klub itu.

Manajer Manchester City, Pep Guardiola, sudah mengutarakan isi hatinya di mana ia menginginkan Vincent Kompany memperpanjang kontraknya yang akan berakhir pada akhir musim.

Vincent Kompany telah membuat 338 penampilan untuk Manchester City sejak kedatangannya pada 2008 lalu, dan telah menjadi kapten tim sejak 2011. Pemain berusia 32 tahun ini menjadi kapten paling sukses dalam sejarah klub, di mana ia berhasil membawa timnya meraih tiga gelar juara Liga Inggris pada musim 2012, 2014 dan 2018, tiga trofi Piala Liga, serta satu kali Piala FA.

Advertisement
advertisement
advertisement
Dewa303
Dewa303

Guardiola pun sempat ditanya, apakah dia ingin Kompany tetap tinggal di Manchester City. “Saya ingin itu. Dia kapten kami, ia telah habiskan 11 tahun di sini. Kami melihat dalam dua pertandingan terakhir. Masalah [yang dimilikinya] adalah ia hanya bisa bermain salah satu saja. Satu-satunya masalah karena cedera fisiknya,” jawab Guardiola.

Guardiola Puji Kompany Sebagai yang Terbaik

Kompany berada dalam susunan pemain melawan Liverpool pekan lalu, tetapi kemudian mengundurkan diri dari laga kemenangan Piala FA atas Rotherham.

Guardiola telah menangani banyak pemain bertahan kelas dunia selama karirnya di Barcelona dan Bayern Munchen – termasuk Carlos Puyol, Gerard Pique dan Philipp Lahm. Tapi, ia menilai Kompany sebagai yang terbaik.

“Hanya [Aymeric] Laporte yang memiliki kaki kiri yang lebih baik daripada Vincent,” tambah Guardiola.

Vincent Kompany Istimewa d Mata Guardiola

“Setiap bek tengah memiliki kualitas tetapi tidak diragukan Vincent istimewa. Kharisma, kemenangan, itu luar biasa. Dia salah satu bek tengah terbaik yang pernah saya lihat,” tandasnya.

City akan memainkan leg pertama semifinal Piala Liga mereka di kandang melawan Burton Albion pada Kamis (10/1) dinihari. Guardiola mengindikasikan, Kevin De Bruyne dan Ilkay Gundogan akan bermain di mana kedua pemain itu mencoba dapatkan kembali kebugarannya usai cedera.

Nicolas Otamendi dan Kyle Walker – yang memiliki waktu permainan lebih sedikit dalam beberapa pekan terakhir – juga diperkirakan akan bermain sejak menit awal.

Manchester City Bertarung di 4 Kompetisi Sekaligus

Manchester City masih aktif pada empat kompetisi sekaligus, sementara musuh mereka di liga, Liverpool, hanya perlu khawatir tentang Liga Inggris dan Liga Champions. Tapi Guardiola berpikir, timnya bisa bertarung di empat kompetisi sekaligus.

“Jika semua orang fit dan tidak cedera, kami bisa mengatasinya. Masalahnya, jika Anda memiliki 10 pemain yang cedera, itu hampir mustahil. Ketika semua orang fit, itu lebih baik,” tandasnya.

“Sekarang semua orang terlibat. Para pemain tidak tahu siapa yang akan bermain melawan Burton. Lalu, setelah empat hari, kami memiliki pertandingan di kandang sendiri melawan Wolves. Saya ingin berada di empat kompetisi sejauh mungkin. Ketika Wigan membuat kami tersingkir keluar dari Piala FA musim lalu, saya sedih,” ujar Guardiola.

“Saya menanggapi kompetisi piala secara serius. Melawan Rotherham, misalnya, kami bermain dengan sembilan pemain yang tidak bermain melawan Liverpool [Kamis lalu] dan sembilan pemain itu adalah pilihan yang baik. Itu sempurna untuk Kevin [De Bruyne], [Ilkay] Gundogan, Nico [Otamendi], Kyle [Walker] – sempurna,” ungkapnya.