Keampuhan Solskjaer di Manchester United Perlahan Memudar

Ole Gunnar Solskjaer, Manajer Manchester United

Gilabola.com – Awal yang luar biasa Solskjaer saat pertama menjadi manajer di Manchester United mulai memudar, berikut ini adalah masalah yang harus diperbaiki untuk kembali ke jalur kemenangan agar dapat finish di empat besar klasemen Liga Inggris.

Secara terpisah, kekalahan 1-0 Manchester United dari Barcelona terasa lebih positif daripada negatif. Kalah memang tak bisa diterima, tapi kekalahan tipis ini meninggalkan sedikit optimisme untuk pertandingan leg kedua Rabu pekan depan.

Scott McTominay tampil gemilang sebagai jenderal lapangan tengah, Fred juga bermain bagus sebagai gelandang, dan Chris Smalling sukses mematikan pergerakan Messi.

Tetapi masalah utama Man United adalah mereka telah kalah empat dari lima pertandingan terakhir dan ini masalah yang harus segera diperbaiki oleh sang manajer, Ole Gunnar Solskjaer.

Advertisement
advertisement
advertisement
DepoToto
DepoToto

Hasil pertandingan yang semakin memburuk usai 14 kemenangan dalam 17 pertandingan pertama Solskjaer kini tidak bisa dihindari, dan beberapa keberuntungan yang dialami United kini berbail 180 derajat hanya dalam beberapa pekan terakhir. Masalah yang dulunya terjadi juga dibawah kepemimpinan Mourinho telah muncul kembali.

Dua kekalahan dari Wolves, satu dari Arsenal, dan kali ini dibekuk Barca telah membuat Manchester United terdepak dari Piala FA, semakin jauh dari posisi empat besar Liga Inggris, dan juga membutuhkan hasil maksimal di Camp Nou untuk tetap bisa berlaga di ajang Liga Champions.

Perjalanan ke Molineux mencatatkan hasil yang memprihatinkan, di mana tim dengan kekuatan penuh gagal melawan Wolves. Di Emirates, dua gol Arsenal bisa digambarkan sebagai keberuntungan dan ketidakmampuan pemain United untuk mengambil risiko. Kunjungan kedua ke Wolves mengalami kisah serupa.

Cedera pemain juga punya peranan, Jesse Lingard misalnya, masih belum kembali untuk memperkuat skuad Solskjaer, Anthony Martial juga.

Hanya mencatatkan satu gol dari lima pertandingan Liga Champions di Old Trafford musim ini menimbulkan rasa pesimisme.

Gagalnya Paul Pogba

Kekecewaan paling mencolok saat melawan Barca adalah Paul Pogba. Dia seharusnya adalah arsitek serangan United, seorang pemain yang harusnya dapat mengubah struktur pertahanan menjadi serangan.

Mendapatkan ruang di lini tengah Barcelona adalah tugas yang berat, tetapi Pogba adalah pemain yang tangguh. Sayangnya dia tampak emosi dan lebih banyak dipermainkan oleh rasa frustrasinya daripada bereaksi mengatasi masalahnya.

Di lini pertahanan Smalling sudah cukup bagus, ia menjaga pergerakan Messi dan Suarez dengan cukup baik. Sayangnya hal ini tidak diikuti oleh pemain lainnya. Masalah-masalah kecil sebenarnya, namun tetap haris diperbaiki oleh Solskjaer jika ia ingin melati Manchester United hingga musim depan.