Kedatangan Luis Enrique Bisa Mengubah Segalanya di Manchester United, Beberapa Pemain Bisa Tersingkir!

Gilabola.com – Rumor mengenai peluang Luis Enrique untuk menangani Manchester United kembali mencuat, dan hal ini berpotensi berdampak besar terhadap komposisi skuad Setan Merah saat ini.

Sampai klub mengambil keputusan resmi terkait manajer permanen berikutnya, sejumlah nama akan terus dikaitkan dengan kursi panas di Old Trafford. Luis Enrique bukan sosok baru dalam daftar tersebut. Ia pernah masuk radar pada tahun 2022, sebelum akhirnya klub menunjuk Erik ten Hag. Dalam beberapa waktu terakhir, namanya kembali ramai dibicarakan dan menjadi salah satu kandidat kuat menurut bursa taruhan.

Pelatih asal Spanyol itu saat ini sedang menikmati kesuksesan bersama Paris Saint-Germain. Ia berhasil membawa klub tersebut meraih gelar UEFA Champions League pertama dalam sejarah mereka pada musim lalu. Kontraknya di Paris disebut masih berlaku hingga 2027, dan pihak klub bahkan ingin mempertahankannya lebih lama.

Di sisi lain, performa Michael Carrick sebagai manajer interim bisa saja membuat manajemen mempertimbangkan opsi mempertahankannya secara permanen. Namun, jika klub memilih mencari pelatih lain, rekam jejak Luis Enrique bisa membawa konsekuensi bagi beberapa pemain yang ada saat ini.

Pada April 2023, sebelum mengambil alih PSG, ia menunjukkan fleksibilitas dengan menyesuaikan strategi berdasarkan karakter pemain yang dimiliki.

Pelatih berusia 55 tahun tersebut dikenal sering menggunakan formasi 4-3-3, baik di level klub maupun tim nasional. Meski begitu, ia juga tidak ragu beralih ke sistem tiga bek jika situasi pertandingan mengharuskannya.

Formasi 4-3-3 ala Timnas Spanyol

Saat memimpin Timnas Spanyol di UEFA Euro 2020 dan Piala Dunia FIFA 2022, Luis Enrique menjadikan 4-3-3 sebagai pendekatan utama. Namun, komposisi pemain dalam sistem tersebut tidak selalu sama.

Pada turnamen di Qatar, pemain dengan karakter penguasaan bola seperti Dani Olmo dimainkan di sisi sayap saat kemenangan besar 7-0 atas Costa Rica national football team. Pendekatan ini berbeda dibandingkan turnamen sebelumnya, ketika ia lebih mengandalkan pemain yang bermain langsung seperti Pablo Sarabia dan Mikel Oyarzabal.

Jika pendekatan seperti tahun 2022 kembali diterapkan, maka Bruno Fernandes berpotensi ditempatkan lebih maju, beroperasi dari sisi kiri untuk mendukung serangan. Sementara itu, karakter permainan Matheus Cunha juga dinilai cocok dengan sistem tersebut. Namun, perubahan besar kemungkinan tidak diinginkan, terutama setelah kepergian Casemiro.

Melihat komposisi skuad saat ini, pendekatan ini tampaknya memerlukan tambahan pemain baru. Saat menangani Spanyol, Luis Enrique sempat mengandalkan kontrol permainan dari lini belakang dengan menempatkan Rodri sebagai bek tengah pada Piala Dunia 2022.

Pendekatan ini bisa menguntungkan Lisandro Martinez yang memiliki kemampuan distribusi bola baik dan pernah dimainkan sebagai gelandang bertahan. Selain itu, situasi ini dapat membuka peluang bagi Noussair Mazraoui untuk bersaing di posisi bek sayap, bahkan berpotensi menggeser Diogo Dalot. Di sisi lain, pemain seperti Harry Maguire dan Matthijs de Ligt mungkin harus menghadapi persaingan ketat untuk mendapatkan menit bermain di lini tengah pertahanan.

Dalam skema ini, Manuel Ugarte memang bisa masuk dalam susunan tim. Namun, perlu dicatat bahwa ia tidak memiliki hubungan yang ideal dengan Luis Enrique saat di PSG. Kemungkinan ia masih diberi kesempatan tetap ada, meskipun opsi mendatangkan pemain baru di lini tengah juga terbuka.

Formasi potensial dalam skema ini adalah: Lammens; Mazraoui, Yoro, Martinez, Shaw; Ugarte, Mainoo, Fernandes; Mbeumo, Sesko, Cunha

Biar nggak ketinggalan update terkini, yuk follow kami di Google News di sini!